Menurut Jihan, dalam pengembangannya, Ekonomi keuangan syariah tidak hanya menyasar umat muslim saja.
“Kami percaya keuangan ekonomi syariah ini sebetulnya paling bijaksana yang artinya seharusnya masyarakat luas bisa menerima atau bisa menggunakan fasilitas keuangan syariah untuk bisa digunakan mengelola keuangan masyarakat secara umum,” katanya.
“Prinsip-prinsip syariah seperti keadilan, transparansi dan keberlanjutan dapat memberikan manfaat bagi seluruh lapisan masyarakat dengan berbagai latar belakang agama,” imbuhnya.
Jihan berharap kegiatan ini juga dapat menjadi wadah untuk memperkuat sinergi antara pelaku usaha, lembaga keuangan syariah, dan pemerintah dalam mengembangkan ekonomi syariah yang berkelanjutan.
“Edukasi dan sosialisasi mengenai produk dan layanan keuangan syariah harus terus digencarkan. Gerak Syariah bukan hanya sebuah kampanye, ini adalah gerakan yang konkret sebagai upaya kolektif yang melibatkan berbagai pihak,” tegasnya.
Wagub Jihan juga mengajak seluruh pihak untuk menjadikan Gerak Syariah ini menjadi tonggak penting dalam membangun ekonomi yang inklusif adil dan inovatif.
“Saya mengajak kepada semua pihak untuk berkontribusi secara aktif demi kesuksesan acara ini dan kelanjutan literasi keuangan syariah di Provinsi Lampung,” ajaknya.
Dalam kesempatan tersebut, Wagub Jihan menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Lampung berkomitmen untuk bersinergi dalam mengembangkan ekonomi syariah di Provinsi Lampung.
“Atas nama pemerintah Provinsi Lampung, kami menyatakan kami berkomitmen untuk membuka pintu seluas-luasnya untuk berkolaborasi, bersinergi untuk mengembangkan keuangan syariah di Provinsi Lampung,” pungkasnya. (Rls/SA)











