Bandar LampungLampung

Di Masa Pandemi Covid-19, Kisah Siswanto Kenalkan Sepeda Bambu dan Jam Tangan Kayu Asal Lampung

×

Di Masa Pandemi Covid-19, Kisah Siswanto Kenalkan Sepeda Bambu dan Jam Tangan Kayu Asal Lampung

Sebarkan artikel ini
Siswanto, warga Pinang Jaya, Bandarlampung menciptakan sepeda bambu dan jam tangan kayu

“Sampai sekarang kira-kira sudah sekitar 15 an unit sepeda diproduksi. Nah, kalau jam tangan sudah banyak karena sudah lama jalannya,” jelasnya.

Ia menerangkan bahwa bahan dasar jam tangan yaitu dari limbah kayu sonokeling dari Pulau Jawa dengan kualitas anti air.

“Iya, jam ini anti air kena hujan gak apa-apa, makanya saya beri garansi mesin 6 bulan, kalau sepeda garansi patah 2 bulan,” bebernya.

Menurut Siswanto, harga sepeda dan jam tangan buatannya cukup terjangkau yaitu untuk frame atau rangka sepeda dibanderol Rp 1,5 juta, sementara jam tangan Rp 250 ribu.

“Nah, khusus untuk jam tangan harganya sama mau ukuran besar atau kecil dan modelnya juga bisa mengikuti permintaan pembeli,” jelasnya.

Promosi penjualan produknya tersebut, ia memilih memanfaatkan media sosial (medsos) yaitu melalui instagram dengan alamat jamtangankayuyolby.lampung.

“Pemasaran lewat IG, masih nasional aja mulai dari Pulau Jawa, Kalimantan, dan Sumatera. Kalau internasional belum, tapi pernah ada dari Malaysia dan Singapura karena ada kawan di sana,” tuturnya.

Ia mengungkapkan bahwa dirinya sebagai pelaku ekonomi juga merasakan dampak dari pandemi Covid-19 yang membuat omzetnya menurun.

“Ya terdampak juga. Kendala sekarang ini memang pada modal sehingga harapannya ke pemerintah mudahan-mudahan turut berkontribusi misal seperti permodalan atau menggelar kegiatan pameran UMKM sehingga membantu dalam hal promosi,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Kota Bandarlampung, Adiansyah mengatakan bahwa Bandarlampung memiliki UMKM unik yaitu memproduksi sepeda yang frame-nya berbahan dari bambu.

“Ini buatan dari UMKM kita satu-satunya di Lampung tepatnya di Kecamatan Kemiling, Bandarlampung,” bebernya.

Menurutnya, ini bisa dipesan sesuai dengan keinginan pembeli mulai besar hingga kecil dan bisa dijual frame saja atau kalau ada keinginan pesan yang langsung jadi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *