5W1HIndonesia.id, Bandarlampung – Kondisi pandemi Covid-19 memang dahsyat pengaruhnya terhadap berbagai sendi kehidupan masyarakat. Salah satunya pada sektor perekonomian di Indonesia.
Bahkan persoalan ini dirasakan hingga sampai ke pelosok daerah negeri ini, tidak terkecuali di wilayah Provinsi Lampung.
Banyak pelaku ekonomi mulai dari kalangan tingkat bawah hingga atas seperti rumah tangga, Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), korporasi hingga sektor keuangan makin terpuruk.
Pasalnya, iklim bisnis tanah air menjadi lesu akibat pandemi Covid-19 yang sedang merebak sehingga membuat aktivitas usaha mengendur.
Namun hal tersebut tidak lantas dipandang sebagai persoalan, bahkan bagi Siswanto, itu dijadikan sebagai peluang baginya di tengah gempuran pandemi yang semakin dahsyat dirasakan.
Di tangan dinginnya, ia menciptakan karya yang cukup unik yaitu jam tangan bahan dasar kayu dan juga sepeda bahan dari bambu.
“Usaha ini sudah empat tahun lebih. Untuk sepeda tergolong baru, sementara jam tangan yang lama sekitar 4,5 tahun,” ungkap warga Pinang Jaya, Kecamatan Kemiling, Bandarlampung, saat mengawali kisahnya, Senin (30/11/2020).
Keahliannya tersebut, sambungnya, terinspirasi dari video YouTube dan juga sempat belajar dengan kawan dari Jombang, Jawa Timur (Jatim).
“Belajar tiga bulanan lamanya, dan kalau sepeda melihat dari YouTube,” katanya.
Suku cadang untuk membuat jam tangan dan sepeda didapatnya dari Pulau Jawa. Sementara kalau di Lampung belum pernah coba karena takut kualitasnya jelek.
“Kan sudah melalui proses pengawetan dulu untuk bambunya. Jadi, sudah diawetkan sehingga bebas hama,” paparnya.
Produksi sepeda untuk penyelesaian satu sepeda memakan waktu empat hari untuk satu unit sepeda berbahan bambu tersebut.











