Bandar LampungLampungPemerintahan

DLH Lampung dan PHE OSES Perkuat Sinergi Mitigasi Risiko dan Kesiapsiagaan Tanggap Darurat

×

DLH Lampung dan PHE OSES Perkuat Sinergi Mitigasi Risiko dan Kesiapsiagaan Tanggap Darurat

Sebarkan artikel ini

Kedua, Kapasitas Tanggap Darurat (Emergency Response). Setiap potensi kondisi darurat, termasuk tumpahan minyak (oil spill) maupun kejadian yang melibatkan B3 dan limbah B3, memerlukan mekanisme penanganan yang cepat, tepat, dan terkoordinasi untuk meminimalkan dampak terhadap keselamatan manusia dan lingkungan.

Ketiga, Kolaborasi dan Tanggung Jawab Sosial. Sinergi antara pemerintah, industri, dan masyarakat pesisir menjadi faktor penting dalam membangun ketahanan masyarakat (community resilience).

Melalui program Pelibatan dan Pengembanga Masyarakat yang merupakan bagian dari tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL), perusahaan juga dapat mendorong peningkatan kapasitas dan partisipasi masyarakat dalam menjaga lingkungan pesisir.

Sejalan dengan hal tersebut, Head of Comm. Relation & CID PHE OSES, Danya Dewanti, menyampaikan bahwa keselamatan operasi dan perlindungan lingkungan merupakan prioritas Perusahaan dalam menjalankan kegiatan usaha hulu migas.

“Bagi PHE OSES, keselamatan operasi dan perlindungan lingkungan merupakan prioritas utama dalam menjalankan kegiatan usaha hulu migas. Kami menyadari bahwa aktivitas operasi lepas pantai memiliki potensi risiko yang membutuhkan pengelolaan secara cermat, mulai dari upaya pencegahan, kesiapsiagaan, hingga penanganan kondisi darurat,” katanya.

PHE OSES berkomitmen untuk terus memperkuat penerapan prinsip keselamatan dan perlindungan lingkungan dalam setiap kegiatan operasional, serta membangun kolaborasi yang berkelanjutan dengan Pemerintah Daerah dan masyarakat pesisir.

“Dengan demikian, kegiatan operasi migas dapat berjalan secara selamat, andal, dan berkelanjutan, sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan,” tambah Danya.

Pada kesempatan tersebut, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Lampung juga menyampaikan apresiasi kepada PHE OSES atas inisiatif dan komitmennya dalam membangun sinergi dengan pemerintah daerah, khususnya dalam memperkuat upaya mitigasi risiko dan kesiapsiagaan tanggap darurat lingkungan.

“Apresiasi setinggi-tingginya kepada PT PHE OSES atas inisiatif dan komitmennya untuk terus bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Lampung. Ini adalah momentum krusial untuk membangun sistem penanggulangan kedaruratan yang cepat, tepat, dan terkoordinasi,” pungkas Riski.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, seluruh pihak berharap terbangun pemahaman dan koordinasi yang semakin kuat antara pemerintah, industri migas, dan pemangku kepentingan lainnya dalam mengantisipasi berbagai potensi kedaruratan lingkungan,
menjaga keseimbangan antara keberlanjutan operasi hulu migas, mencapai ketahanan energi nasional, dan melestarikan ekosistem pesisir dan laut di Provinsi Lampung. (Rls/SA)