Sedangkan SRU II menggunakan jukung nelayan dengan area pencarian seluas 4.55 NM. Pencarian terus dilakukan sampai hari Minggu (31/7/2022) dengan hasil nihil.
Kemudian, Tim SAR gabungan menerima informasi dari Ferdi warga Krui perihal keberadaan korban. Menurut informasi yang diterima korban selamat dan dievakuasi oleh perahu nelayan yang sedang melintas.
Pada Senin (1/8/2022), Tim SAR Gabungan bertemu dengan pihak keluarga untuk memastikan perihal kondisi korban dalam keadaan selamat.
Tim berkomunikasi dengan Rahimudin ayah dari Beni dan menyatakan bahwa benar korban dalam keadaan selamat dan sudah ada kapal nelayan yang menjemput korban.
Sementara itu, Kepala kantor Basarnas Lampung, Deden Ridwansyah, yang diwakili Ketua Tim SAR Gabungan, Hendra, menyatakan kebenaran informasi tersebut.
“Kita sudah berkomunikasi dengan orang tua korban dan sudah dipastikan bahwa korban dalam keadaan selamat,” ujar Hendra. (Rls/FO)











