Bandar LampungLampungPENDIDIKAN

PTM 100 Persen di Bandar Lampung, Eva Dwiana Ingatkan Soal Hepatitis Akut

×

PTM 100 Persen di Bandar Lampung, Eva Dwiana Ingatkan Soal Hepatitis Akut

Sebarkan artikel ini
Eva Dwiana berkeliling ke beberapa sekolah SD dan SMP untuk memantau pelaksanaan PTM 100 persen || Foto: 5w1hindonesia.id
Eva Dwiana berkeliling ke beberapa sekolah SD dan SMP untuk memantau pelaksanaan PTM 100 persen || Foto: 5w1hindonesia.id

5w1hindonesia.id, Bandar Lampung – Pemerintah kota Bandar Lampung mulai memberlakukan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) 100 persen pada, Rabu (11/5/2022).

Dimulainya PTM 100 persen berdasarkan pertimbangan dari masuknya Bandar Lampung ke zona PPKM level 1 dan tidak adanya ledakan kasus Covid-19 pasca libur lebaran 1443 Hijriah.

Walikota Bandar Lampung, Eva Dwiana memantau proses pelaksanaan PTM di beberapa sekolah, diantaranya SD Tanjung Agung, SMPN 33, SMPN 2 dan SMPN 5 kota Bandar Lampung.

Eva Dwiana menerangkan, PTM 100 persen ini dilaksanakan serentak untuk tingkat PAUD, TK, SD dan SMP se-Bandar Lampung.

Adapun jumlahnya untuk PAUD dan TK berjumlah sekitar 625 baik itu negeri dan swasta, Untuk SD 235 sekolah dan tingkat SMP 135 sekolah.

“Ini kita lakukan tatap muka semua, Insha Allah jika semuanya berjalan dengan baik selama dua minggu ini kegiatan ekstra kulikuler akan boleh dijalankan untuk mengejar ketertinggalan anak-anak,” terang Eva.

Ia pun menghimbau kepada Kepala Sekolah dan Guru untuk menjadi contoh dalam penerapan protokol kesehatan.

Selain itu, Eva Dwiana mewanti-wanti terkait adanya penyakit Hepatitis Akut yang akhir-akhir ini telah merenggut jiwa anak-anak umur 16 tahun kebawah.

“Yang kita takutkan adalah, penyakit yang menyerang anak 16 tahun kebawah. Berarti anak SMP dan SD juga anak TK dan Paud. Dengan kepala sekolah dan guru mengingatkan kepada anak-anak kita dengan menggunakan protokol kesehatan dan membawa makanan sendiri dari rumah sehingga baik Covid-19 maupun Hepatitis Akut bisa hilang dari kota Bandar Lampung,” imbuhnya.

Dalam pelaksanaan PTM ini, Eva Dwiana mengajak kepada orang tua murid untuk bekerjasama dalam menjaga kesehatan buah hatinya.

“Karena kita tidak tahu omicron ada dimana, Hepatitis Akut ada dimana. Kalau kita semuanya kerjasama yang baik, Insha Allah,” kata orang nomor satu di kota Tapis Berseri itu.

Selain itu, Eva Dwiana mengingatkan agar guru dan kepala sekolah sabar dalam mengajar anak-anak.

“Meskipun anak-anak kelas 6 dan kelas 9 sudah dipastikan akan lulus dan yang lainnya naik kelas, namun tetap kita berikan pengertian untuk tetap belajar,” ujarnya.

Ditemui disaat yang bersamaan, Kepala Dinas Pendidikan Eka Afriana Novel mengatakan pihak sekolah harus bisa menjaga anak didiknya terutama dalam penerapan protokol kesehatan.

“Kita sudah memberikan arahan agar pihak sekolah untuk waspada. Kepala sekolah bertanggungjawab untuk mejaga sekolahnya. Sedangkan anak-anak juga harus menerapkan protokol kesehatan yang ketat,” kata bunda Eka sapaan akrabnya.

Ia berharap, dengan penerapan protokol kesehatan yang baik serta menjaga satu sama lain kota Bandar Lampung bisa terbebas dari Covid-19 maupun Hepatitis Akut. (CR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *