5W1HINDONESIA.ID, Bandar Lampung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung tancap gas memprioritaskan pembangunan infrastruktur sebagai motor penggerak ekonomi daerah. Pada tahun anggaran 2026 ini, Pemkot menargetkan perbaikan besar-besaran pada 200 ruas jalan yang tersebar di berbagai wilayah kota.
Program ini tidak hanya menyasar jalan lingkungan di permukiman warga, tetapi juga mencakup revitalisasi sejumlah jalan protokol utama. Langkah proaktif ini diambil guna merespons keluhan warga serta meminimalisir hambatan mobilitas akibat kerusakan jalan.
Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, menegaskan komitmennya untuk tidak terjebak dalam sekat kewenangan antara pemerintah daerah dan pusat. Menurut sosok yang akrab disapa Bunda Eva ini, kehadiran pemerintah di tengah masyarakat jauh lebih penting daripada sekadar urusan administrasi kewenangan jalan.
“Kita tidak lagi melihat ini wewenang siapa. Kalau kondisinya rusak dan yang melintas setiap hari adalah warga Bandar Lampung, Pemkot harus hadir. Keselamatan dan kenyamanan warga adalah prioritas utama kami,” tegas Bunda Eva saat memberikan keterangan, Jumat (27/2/2026).
Fokus Pembangunan 2026 Terdapat tiga pilar utama dalam proyeksi pembangunan infrastruktur tahun ini:
1. Peningkatan Mutu Jalan Pemkot akan melakukan pengaspalan di ratusan jalan lingkungan. Sementara untuk jalur dengan volume kendaraan berat dan padat, akan diterapkan teknologi rigid beton guna memastikan ketahanan jalan dalam jangka panjang. Titik fokus pengerjaan meliputi:
-
Jl. Pulau Singkep
-
Jl. Batu Suluh
-
Jl. R.A. Basyid
-
Jl. Ratu Dibalau
-
Jl. Letkol Endro Suratmin
-
Jl. Pulau Pisang
2. Revitalisasi Pedestrian dan Estetika Kota Untuk mempercantik wajah ibu kota provinsi sekaligus memberikan ruang aman bagi pejalan kaki, penataan pedestrian akan dilakukan di empat jalur utama:
-
Jl. Sultan Agung
-
Jl. Pangeran Diponegoro
-
Jl. Jenderal Sudirman
-
Jl. Ahmad Yani
3. Penguatan Konektivitas Antarwilayah Selain jalan, akses jembatan menjadi prioritas untuk memperlancar arus distribusi dan mobilitas masyarakat. Tiga jembatan strategis yang masuk dalam agenda perbaikan tahun ini adalah Jembatan Kampung Pancasila, Jembatan Kampung Kihung, dan Jembatan Umbul Kunci di kawasan Teluk Betung.
Dengan integrasi antara perbaikan jalan, jembatan, dan area pedestrian, Pemkot Bandar Lampung optimis wajah kota akan tampil lebih tertata. Langkah ini diharapkan tidak hanya meningkatkan aspek keamanan berkendara, tetapi juga mampu mendongkrak denyut ekonomi lokal melalui infrastruktur yang mumpuni.





