Bandar LampungPOLITIK

Gelar Diskusi Bagi Para Kaum Muda, Ketua DPW Gelora Lampung: Pentingnya Partisipasi dalam Demokrasi di Era Digital

52
×

Gelar Diskusi Bagi Para Kaum Muda, Ketua DPW Gelora Lampung: Pentingnya Partisipasi dalam Demokrasi di Era Digital

Sebarkan artikel ini

5W1HIndonesia.id, Bandarlampung – Partai Gelombang Rakyat Indonesia (Gelora) Provinsi Lampung melalui bidang Generasi Mudanya menggelar diskusi di halaman kantor DPW Provinsi Lampung tepatnya di Jalan Kh Mas Mansyur Rawa Laut No.99 Enggal, Bandar Lampung, Jumat (16/10/2020) malam.

Gelaran yang bertajuk Generasi Muda Talk yang dikemas dengan acara ‘ngobrol’ santai tersebut dihadiri para kaum muda.

Kegiatan yang terbatas dalam suasana new normal yang dihadiri ±30 para peserta dibuka langsung oleh ketua DPW Gelora Lampung Samsani Sudrajat dihadapan kaum muda yang menghadirkan pembicara dari kalangan akademisi dari Universitas Lampung di antaranya Darmawan Purba dan Selvi Diana Meilinda yang keduanya merupakan dosen FISIP Universitas Lampung.

Baca Juga  Audiensi dengan Polda, GELORA Lampung Siap Sinergi untuk Lampung

Dalam sambutanya, Ketua DPW Gelora Lampung Samsani menyampaikan, pentingnya partisipasi dalam Demokrasi di era digital oleh anak-anak muda.

“Kita hidup di negara demokrasi yang berbarengan dengan arus globalisasi indutsri 4.0 yang semuanya terkoneksi jelas. Peran anak muda sangat dibutuhkan sebab era nya abad ini merupakan generasi yang tumbuh di bawah sistem yang memungkinkan teknologi dan digitalisasi muncul ditambah Indonesia akan mengalami bonus demografi,” ujar Samsani.

Baca Juga  Partai Gelora Lampung Gelar Kelas Memasak

Kegiatan yang dimotori oleh Generasi muda Gelora Lampung merupakan yang pertama diadakan. Hal ini disampaikan Syahrul Fatah, Ketua Bidang Generasi Muda Partai Gelora Prov. Lampung.

Baca Juga  Keluarga Besar Alumni SMP Negeri 2 Tanjung Karang Gelar Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama, Ini Harapan Riana

“Ini merupakan gelaran diskusi perdana dari Gelora Lampung dan ikhtiar Gelora menghidupkan obrolan produktif di tengah hegemoni kedai dan cafe di berbagai sudut kota,” paparnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *