EKBISLampungLampung Barat

Gelar Pelatihan Produksi dan Pemasaran Kopi Liwa, PLN Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah

41
×

Gelar Pelatihan Produksi dan Pemasaran Kopi Liwa, PLN Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Sebarkan artikel ini
Sebanyak 25 petani kopi di Lampung Barat diberikan Pelatihan Produksi dan Pemasaran oleh PLN UID Lampung melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) || Foto: Dok. PLN UID Lampung
Sebanyak 25 petani kopi di Lampung Barat diberikan Pelatihan Produksi dan Pemasaran oleh PLN UID Lampung melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) || Foto: Dok. PLN UID Lampung

Ketua Kelompok Tani Gamba Kupi, Feby Mulia Ibka Sari mengungkapkan rasa syukurnya kepada PLN atas bantuan yang diberikan kepada kelompok tani yang telah berdiri sejak 2021 lalu.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada PLN atas bantuan alat produksi serta program pelatihan yang diberikan kepada kelompok tani Gamba Kupi. Kami memang sangat membutuhkan dukungan ini agar petani kopi khusunya di Pekon Way Empulau Ulu bisa memaksimalkan kualitas kopi yang di produksi dan dapat memasarkan produk dengan lebih baik,” papar Feby.

Baca Juga  OJK Nyatakan Tidak Keberatan Rencana Penyehatan Keuangan AJB Bumiputera 1912

Feby juga menjelaskan bahwa selama ini para petani kopi baru bisa menghasilkan biji kopi mentah yang belum diolah dan dijual kepada pengepul/pemasok biji kopi sehingga dengan adanya program ini diharapkan Kelompok Tani Gamba Kupi dapat mengembangkan produk kopi lainnya dan menjadikan produksi kopi sebagai mata pencaharian utama bagi anggota Kelompok Tani Gamba Kupi.

Baca Juga  Dompet Dhuafa Lampung Kirim Bantuan untuk Santri Ponpes di Tanggamus yang Ludes Terbakar

Sementara itu Dr. Hendri Dunan, S.E., M.M. yang merupakan Ketua LPPM UBL juga menyampaikan apresiasinya atas dukungan yang diberikan PLN dalam program TJSL untuk petani kopi.

Baca Juga  Ibu Iriana Jokowi dan OASE KIM Kunjungan Kerja ke Provinsi Lampung

“Kami sangat mengapreasi Program TJSL yang digagas oleh PLN. Sebagai mitra, kami siap untuk mengawal serta menghadirkan tenaga pengajar terbaik seperti praktisi UMKM maupun pengolahan kopi. Kami berharap pelatihan yang diberikan dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh para petani kopi,” ungkapnya. (Rls/SA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *