Saat mendaftar ke sekolah, lanjut Eka, peserta akan dibantu oleh panitia PPDB sekolah dalam mengunggah sejumlah persyaratan yang dibutuhkan dalam pendaftaran PPDB.
“Masyarakat tidak perlu khawatir bila kesulitan saat ingin mendaftar sekolah. Karena kami telah menyiapkan sejumlah cara dan berkomitmen untuk melayani masyarakat,” paparnya.
Namun, sebelum melayani, jelas dia, peserta wajib mengikuti protokol kesehatan penanganan virus Corona atau Covid-19, seperti mencuci tangan dengan sabun pada air mengalir.
Kemudian, diminta pakai masker atau pelindung wajah, serta melakukan physical distancing atau jaga jarak fisik. Hal tersebut dilakukan guna menghindari penyebaran Covid-19.
“Karena PPDB tahun ini di tengah pandemi Covid-19, tentu peserta PPDB harus mengikuti protokol kesehatan sesuai anjuran WHO dan pemerintah,” ucapnya.
Ia menambahkan dalam menghindari kerumunan saat peserta datang ke sekolah, panitia PPDB sekolah akan mengatur seluruh peserta sesuai protokol kesehatan Covid-19.
“Peserta yang datang ke sekolah akan disiapkan tempat saat antre mendaftar. Seperti menunggu di aula atau ruang kelas, atau di bawah tenda dengan jarak satu setengah meter,” terangnya.
Diketahui, pendaftaran PPDB SMP Negeri di Kota Tapis Berseri, dibuka dengan dua gelombang. Gelombang pertama pada 29 Juni hingga 2 Juli untuk jalur afirmasi atau biling, prestasi, dan GTK.
Sedangkan gelombang kedua akan dibuka pada 6 hingga 8 Juli. Pada tanggal tersebut, dibuka untuk jalur zonasi reguler dan perpindahan tugas orangtua. (CR/SA)











