“Oleh karena itu, saya berkomitmen untuk mendukung segala upaya yang dilakukan untuk dapat meningkatkan ketahanan pangan, khususnya komoditas Cassava/singkong, Kelapa Sawit, Tebu, Kopi, Lada dan Kakao,” paparnya.
Lebih dari itu, Gubernur Arinal berharap langkah yang dilakukan Pak Widarto menjadi inspirasi dan akan ada lebih banyak lagi para pengusaha di Lampung yang mampu dan mau mengikutinya.
Sementara itu, Presiden Direktur Sungai Budi Group Widarto berharap Pusat kajian ini menjadi bagian penting yang dapat digunakan untuk merespon permasalahan yang muncul, dan merupakan sarana yang berperan nyata dalam meningkatkan kemajuan daerah.
“Semoga Pusat kajian Unila ini dapat menjadikan rujukan solusi permasalahan yang ada,” ujar Widarto.
Widarto menuturkan bahwa sebagai pelopor untuk mengarahkan segala sumber daya yang ada, agar bisa memberikan kontribusi nyata kepada peningkatan kemajuan pertanian di Provinsi Lampung disadari oleh keinginan agar pertanian di provinsi Lampung semakin Berjaya dan produktif, maka kami keluarga Winata pada hari ini dengan tulus menghibahkan gedung Pusat Kajian ini kepada Fakultas Pertanian Universitas Lampung.
“Semoga dengan keberadaan Pusat kajian ini, kami berharap permasalahan pertanian bisa terbantu teratasi dan pertumbuhan ekonomi provinsi Lampung akan meningkat, tetap menjadi leader pertanian di Indonesia, Sehingga masyarakat petani dapat merasakan peningkatan kesejahteraan,” katanya.
Rektor Universitas Lampung Lusmeilia Afriani menyampaikan ucapan terimakasih kepada Keluarga Winata yang telah menghibahkan Gedung Pusat Kajian ini, dan insya allah kita akan mempergunakan pusat kajian ini dalam mendukung sektor pertanian.
Lebih dari itu, dirinya juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada Gubernur Lampung Arinal Djunaidi atas segala dukungan kepada Universitas Lampung. (Rls/SA)











