“Saya sampaikan bahwa pentingnya peran masyarakat dalam mengawasi setiap proses Pemilu supaya proses demokrasi tidak diciderai oleh praktik-praktik yang melanggar di masyarakat atau norma serta etika bangsa Indonesia. Masyarakat juga harus berani melaporkan setiap pelanggaran dalam proses Pemilu,” tuturnya.
Pemilu tersebut lanjutnya, dapat berjalan dengan lancar apabila semua pihak telah mengetahui dan memahami aturan dalam penyelenggaraan pemilu kepala daerah dan wakil kepala daerah dengan baik dan benar.
Ia menilai pentingnya peran aktif pemuda sangat signifikan dalam meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pemilu. Sehingga amanat rakyat untuk menyelenggarakan pemilu kepala daerah dan wakil kepala daerah dapat kita laksanakan dengan semangat demokratis, jujur dan adil.
Ia berharap forum ini dapat menjadi wadah untuk menampung aspirasi pemuda dan ajang silaturahmi untuk membangun Kabupaten Pesawaran yang lebih baik khususnya dalam menghadapi pilkada 2024.
“Semoga terjalin sinergitas antara para tokoh Pemuda dan Parpol di Kabupaten Pesawaran untuk menjadi modal awal dalam membangun Bumi Andan Jejama tercinta,” pungkasnya.
Ia juga berharap seluruh elemen masyarakat khususnya para pemuda untuk bersama-sama menjaga kamtibmas, serta berperan aktif dalam menjaga kerukunan menjelang pilkada tahun 2024 dan tidak mudah terprovokasi oleh berita atau isu-isu hoax yang bisa memecah belah persatuan dan kesatuan. (Rls/SA)











