Lalu, ketiga, PDRB Lampung didominasi oleh tiga sektor utama: pertanian (26,21%), industri pengolahan (18,93%), dan perdagangan (14,25%).
Keempat, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Lampung tercatat sebesar 4,19% dan tingkat kemiskinan sebesar 10,00%. Penurunan kemiskinan di Lampung pada tahun 2024 mencapai 0,42%, lebih tinggi dari penurunan kemiskinan nasional (0,33%).
Meskipun memiliki potensi besar, Gubernur menekankan bahwa potensi tersebut tidak akan berarti jika tidak dikelola dengan bijak.
Oleh karena itu, diperlukan sinergi erat antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha, akademisi, dan partai politik. Kolaborasi ini diharapkan dapat menjadikan Lampung semakin maju dan berkontribusi lebih besar bagi Indonesia.
Sebagai sarana demokrasi, partai politik seperti PKS memegang peran penting dalam melahirkan kader bangsa yang amanah, cerdas, dan peduli pada kepentingan rakyat.
Gubernur berharap keputusan yang dihasilkan dari Muswil ini dapat memperkuat organisasi dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui kerja konkret, bukan hanya slogan.
“Selamat mengabdi dengan penuh dedikasi, membawa Lampung maju sejahtera,” tandasnya. (Rls/SA)











