Bandar LampungEKBISLampungPemerintahan

Harga Kedelai Melonjak, Dinas Pangan Bandar Lampung Akan Lakukan Hal Ini

×

Harga Kedelai Melonjak, Dinas Pangan Bandar Lampung Akan Lakukan Hal Ini

Sebarkan artikel ini

5W1Hindonesia.id, Bandar Lampung – Harga kedelai di wilayah Kota Bandar Lampung mengalami kenaikan hingga 33 persen.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Pangan Kota Bandar Lampung I Kadek Sumartha, Selasa (5/1/2021).

“Untuk penjualan pasar, harga kedelai impor meningkat dari yang semula Rp 9 ribu, sekarang mencapai Rp 12 ribu perkilogram,” jelasnya.

Kenaikan harga kedelai di Bandar Lampung, sambung Kadek, disebabkan oleh hal yang sama seperti nasional, yakni kenaikan harga kedelai dunia setelah China meningkatkan kuota impor kedelai sebesar 60 persen.

Walaupun demikian, ia menegaskan bahwa kenaikan harga kedelai impor tersebut tidak memengaruhi harga tahu, tempe dan olahan kedelai lainnya.

“Hanya saja, banyak produsen olahan kedelai memperkecil barang olahan tempe dan tahunya,” bebernya.

Menurutnya, ketersediaan kedelai di Bandar Lampung tidak sampai pada tahap langka.

Untuk itu pemerintah juga akan mencoba mengajukan kedelai lokal untuk bisa digunakan produsen tahu, tempe dan sejenisnya.

“Saya rasa pemasokan kedelai di Bandar Lampung belum sampai langka,” katanya.

Ia memperkirakan, kenaikan harga kedelai tersebut tidak akan berangsur lama.

“Karena setelah impor dunia kembali normal. Maka harga kedelai impor di Bandar Lapung juga mengikuti. Mungkin di akhir Januari ini sudah normal kembali,” pungkasnya. (SA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *