5W1HINDONESIA.ID, PERISTIWA -Tragedi Kanjuruhan Malang berimbas pada dinonaktifkannya Kapolres Malang, AKBP Ferli Hidayat dari jabatannya dan dimutasi ke Pamen SSDM Polri. Selain Kapolres Malang, ada 9 komandan Brimob Polda Jatim dicopot.
Keputusan tersebut diambil oleh mabes POLRI setelah melakukan penyelidikan terhadap tragedi Kanjuruhan yang telah menelan ratusan korban jiwa supporter Aremania.
“AKBP Ferli Hidayat dinonaktifkan dari jabatannya dan dimutasi ke Pamen SSDM Polri. Jabatan Kapolres Malang digantikan AKBP Putu Kholis Aryana yang sebelumnya menjabat Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok Polda Metro Jaya,” kata Dedi saat press conference di Malang, Senin (3/10/2022).
POLRI sebelumnya telah melakukan penyelidikan kepada 20 orang saksi. Dan hasilnya, tragedi Kanjuruhan naik status menjadi penyidikan.
“Dari hasil gelar perkara meningkatkan status dari penyelidikan sekarang statusnya menjadi penyidikan, tim juga akan bekerja secara maraton,” ujar Kadiv Humas Irjen Dedi Prasetyo, Senin (3/10/2022) seperti dikutip dari Detik.com
Selain itu, POLRI juga turut memeriksa 28 anggota POLRI yang diduga melangga kode etik terkait peristiwa di stadion Kanjuruhan. 18 operator pelontas gas air mata saat ini tengah dalam proses pemeriksaan Propam POLRI.
Peristiwa kelam di stadion Kanjuruhan Malang yang terjadi pada Sabtu lalu telah menelan 448 korban dengan rincian 323 korban luka-luka dan 125 korban meninggal dunia. Peristiwa ini telah menarik simpati para pecinta sepakbola di seluruh dunia. Bahkan sejumlah bintang sepakbola dan klub dunia pun turut mengucapkan belasungkawa dan prihatin atas peristiwa yang terjadi. (CR)








