5w1hindonesia.id, Bandar Lampung – Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-55 Kota Bandar Lampung resmi ditutup pada Selasa (29/9/2026) di Stadion Mini Way Dadi, Kecamatan Sukarame.
Kecamatan Sukabumi berhasil meraih gelar juara umum pada gelaran MTQ ke-55 tersebut. Piala bergilir diserahkan langsung oleh Wakil Wali Kota Dedi Amarullah yang mewakili Wali Kota Eva Dwiana.
Dalam sambutannya, Dedi Amarullah mengajak seluruh peserta untuk terus menerapkan ajaran Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Ia menyampaikan bahwa MTQ menjadi salah satu sarana untuk menjaring bibit-bibit unggul yang nantinya dapat membawa nama Kota Bandar Lampung di tingkat provinsi.
“MTQ ini untuk mencari bibit. Pertama, selain menyiarkan agama, juga menumbuhkan cinta kepada Al-Qur’an. Bibit-bibit ini kita persiapkan untuk lomba ke jenjang berikutnya yang akan dilakukan oleh Provinsi Lampung,” ujar Dedi di Stadion Mini Way Dadi, Sukarame, Selasa (29/9/2026).
Ia berharap tradisi MTQ di Kota Bandar Lampung terus berkembang dan mendapat dukungan masyarakat. Dengan begitu, kecintaan terhadap Al-Qur’an tidak hanya tumbuh saat perlombaan berlangsung, melainkan dapat menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.
Dedi juga mengajak masyarakat untuk memberikan doa dan dukungan kepada para peserta yang nantinya dipercaya mewakili Kota Bandar Lampung agar mampu memberikan hasil terbaik pada ajang tingkat Provinsi Lampung.
Kecamatan Langkapura Jadi Juru Kunci

Hal mengejutkan datang dari mantan juara umum MTQ ke-51, yakni Kecamatan Langkapura.
Pada gelaran MTQ ke-55 ini, Langkapura yang dipimpin oleh Camat Andi Darma hanya bisa meraih 4 poin dari seluruh mimbar yang dilombakan.
Padahal, setelah menjuarai MTQ ke-51, Langkapura sempat meraih juara II pada gelaran MTQ ke-52.
Penurunan mulai terjadi pada MTQ ke-53, ketika Kecamatan Langkapura tidak masuk dalam urutan tiga besar dan Kecamatan Rajabasa keluar sebagai juara umum.
Sementara itu, pada MTQ ke-54 tahun 2024, Kecamatan Langkapura hanya menduduki peringkat ke-13.











