Sementara, Manager Bisnis dan Development PT. Wijaya Karya, Daud Hadi menjelaskan bahwa rencana menghadirkan Instalasi PLTSa tersebut direncanakan akan dimulai pada pertengahan tahun 2021 nanti.
“Bekerja sama dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung, Itera dan investor,” paparnya.
Menurutnya, PLTSa tersebut nantinya bisa mengonversikan 700 ton sampah yang dikeruk per harinya menjadi 15 juta watt per jam daya listrik.
Selain untuk mengelola sampah, PLTSa digadang juga akan mendukung ketahanan energi nasional.
“Dengan daya tersebut sudah cukup untuk menerangi Kota Bandarlampung, pusat PLTSa nantinya direncanakan akan diposisikan di lingkungan Kampus Itera,” tandasnya. (AI/SA)








