Program ini juga telah memanfaatkan teknologi informasi yang menyediakam laynan online berupa layanan kesehatan kefarmasian dan katalog obat yang dapat diakses masyarakat desa melalui smart village via link Sehat Berjaya.
Gubernur Arinal berharap dengan adanya Kerjasama antara BUMDes dengan PT Kimia Farma Apotek ini dapat meningkatkan pelayanan kesehatan, pemberdayaan masyarakat, mewujudkan partisipasi dan ketaatan masyarakat dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat sebagai modal pembangunan untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat menuju Provinsi Lampung Berjaya.
Lebih dari itu, Gubernur Arinal juga berharap masyarakat desa untuk dapat memnafaatkan BUMDes dengan sebaiknya-baiknya karena BUMDes selain memudahkan masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan tetapi juga memudahkan masyarakat untuk membayar Pajak Kendaraan Bermotor.
Di kesempatan yang sama, Direktur Utama PT Kimia Farma Apotek Agus Chandra mengatakan program Warung Sehat ini bertujuan untuk memperluas jangkauan layanan kesehatan kepada seluruh masyarakat Indonesia serta pemerataan layanan kesehatan.
“Karena tujuan kami sebagai bagian daripada BUMN holding farmasi adalah sesuai dengan arahan kementerian BUMN kami harus memberdayakan masyarakat, melakukan pemerataan pelayanan kesehatan dimanapun berada,” ujarnya
Agus mengatakan hal ini merupakan yang pertama bagi PT Kimia Farma Apotek berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah dan berharap dapat menjadi contoh bagi Pemerintah Daerah lainnya di Indonesia.
Ia juga berharap Warung Sehat ke depannya dapat menjadi pusat pelayanan kesehatan di Desa.
Pada kesempatan tersebut, dilakukan juga penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) pengembangan gerai Warung Sehat di Provinsi Lampung antara Gubernur Lampung dengan Direktur Utama PT Kimia Farma Apotek.
Selain itu, ditandatangani juga perjanjian kerja sama layanan kesehatan masyarakat melalui link Sehat Berjaya antara Dinas PMDT Provinsi Lampung, Dinas Kesehatan Provinsi Lampung dan PT Kimia Farma Tanjung Karang. (Rls/SA)











