oleh

Kondisi Gudang Sepi Saat Disidak, Disperkim Akan Panggil Pemilik Gudang

5W1HIndonesia.id, Bandar Lampung – Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Kota Bandar Lampung melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) ke sebuah gudang di Jl. Pangeran Tirtayasa Gg. Cendrawasih RT 02 LK II, Kel. Sukabumi, Kec. Sukabumi, Jumat (24/1/2020).

Hal tersebut lantaran keberadaan gudang penyimpanan material kabel dan tiang besi tersebut dikeluhkan karena mengganggu kenyamanan dan ketertiban warga sekitar.

Berdasarkan pantauan, kondisi gudang tidak terlihat aktivitas apapun saat tim dari Disperkim Bandar Lampung tiba di lokasi gudang.

Baca Juga  Peringati Bulan Mutu Karantina 2021, Pemprov dan BIKPM-KKP Lampung Tebar Benih Ikan Sehat Bermutu

Gerbang bangunan yang didominasi warna kuning pada gudang tersebut bergembok.

Kabid Pengendalian Permukiman Disperkim Bandar Lampung, Dekrison menyatakan, pihaknya nanti akan segera memanggil pemilik gudang tersebut.

“Nanti kita akan panggil lagi. Kita akan undang aja untuk rapat baik pemilik, warga yang mengadu dan ketua RT,” ungkapnya saat dijumpai di lokasi.

“Kita akan undang agar dapat duduk satu meja di kantor untuk dirapatkan lagi,” lanjutnya.

Baca Juga  Gubernur Lampung Buka Musrenbang Perubahan RPJMD 2019-2024

Persoalan yang dihadapi adalah karena ada pengaduan masyarakat bahwa aktivitas gudang ini mengganggu masyarakat lingkungan sekitar.

Terutama pada saat mereka (pihak gudang) menurunkan material seperti apa yang terlihat ada material kabel dan tiang-tiang.

“Ini gudang material kabel dan tiang-tiang. Untuk izin kita belum tahu soalnya belum konfirmasi terhadap pemilik. Karena ini kan tutup,” paparnya.

Menurutnya, langkah yang akan dilakukan selanjutnya nanti pemilik gudang akan diundang untuk membahas semua itu.

Baca Juga  Belum Berizin, Pemkot Bandarlampung Stop Proyek Kavling di Kaki Bukit

“Dan keinginan warga bagaimana. Dan kita juga pemerintah memiliki kepedulian lah. Ini bagaimana jalan-jalan banyak yang rusak, kita juga mau tahu,” bebernya.

Ia mengakui bahwa pihaknya sampai saat ini belum berkoordinasi dengan camat dan lurah setempat. “Namun akan langsung kita undang untuk percepatan penyelesaian persoalan,” pungkasnya. (SA)

(Visited 35 times, 1 visits today)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed