Bandar LampungEKBISLampungPemerintahan

Kredit UMKM Melambat, OJK dan TPAKD Provinsi Lampung Percepat Identifikasi

×

Kredit UMKM Melambat, OJK dan TPAKD Provinsi Lampung Percepat Identifikasi

Sebarkan artikel ini
Kepala OJK Provinsi Lampung, Otto Fitriandy (tengah), saat memberikan pemaparan pada kegiatan Media Update OJK yang digelar di Ballroom Holiday Inn Hotel, Bukit Randu, Selasa (3/3/2026) || Foto: 5w1hindonesia.id
Kepala OJK Provinsi Lampung, Otto Fitriandy (tengah), saat memberikan pemaparan pada kegiatan Media Update OJK yang digelar di Ballroom Holiday Inn Hotel, Bukit Randu, Selasa (3/3/2026) || Foto: 5w1hindonesia.id

“Ini yang sedang jadi perhatian kita, apa sih yang menjadi penyebabnya, apakah mungkin ada permasalahan perizinan, kualitas produk dan lainnya,” bebernya.

Di sisi lain, OJK juga mencatat peningkatan signifikan pada kredit bermasalah atau Non Performing Loan (NPL) sektor UMKM.

“Secara nominal, NPL UMKM pada 2021 masih sekitar Rp 850 miliar. Namun pada 2025 meningkat menjadi kurang lebih Rp 1,5 triliun,” papar Otto.

Kenaikan NPL ini membuat perbankan dan perusahaan pembiayaan lebih selektif dalam menyalurkan kredit karena profil risiko UMKM dinilai relatif tinggi.

“Dan mungkin ini menjadikan perbankan menahan laju pembiayaan ke UMKM,” pungkasnya. (SA)