Menurutnya, kebutuhan bahan baku SPPG harus menjadi peluang bagi petani, peternak, serta pelaku UMKM lokal.
“Pak Bupati, pastikan bahan baku seluruh SPPG dibeli dari petani, peternak, dan UMKM lokal. Kalau belum bisa, pemerintah daerah harus mempersiapkan masyarakat agar mampu memproduksi barang-barang itu sendiri untuk memasok kebutuhan SPPG,” tegas Gubernur.
Gubernur Mirza turut menekankan pentingnya mengoptimalkan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai instrumen penguatan ekonomi masyarakat.
Ia mengingatkan agar koperasi tidak sekadar terbentuk secara administratif, tetapi benar-benar beroperasi dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Menurut Gubernur, koperasi harus mampu memastikan distribusi barang subsidi tepat sasaran, menyerap hasil panen petani, serta menjadi jalur pemasaran produk UMKM lokal.
“Koperasi harus benar-benar berjalan, jangan berhenti pada papan nama. Koperasi harus mampu menyerap hasil panen dan menjadi mitra UMKM agar produk-produk masyarakat memiliki akses pasar yang lebih luas,” ujarnya.
Selain penguatan ekonomi, Gubernur meminta Kabupaten Lampung Tengah mendukung program pelayanan dasar, termasuk Cek Kesehatan Gratis dan Sekolah Rakyat, guna meningkatkan kualitas hidup masyarakat serta memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Ia juga meminta seluruh program pemerintah pusat disinergikan dengan program Pemerintah Provinsi Lampung, termasuk Program Desaku Maju, agar pelaksanaannya lebih terarah dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.
“Pusat memberi arah dan kebijakan besar, provinsi mendukung, dan kabupaten memastikan manfaatnya sampai ke rakyat,” kata Gubernur.
Pada kesempatan tersebut, Gubernur Mirza juga menyampaikan selamat kepada Ni Ketut Dewi Nadi atas pelantikannya sebagai Ketua TP PKK, Ketua Tim Pembina Posyandu, dan Ketua Dekranasda Kabupaten Lampung Tengah untuk sisa masa bakti 2025–2030.
Gubernur berharap ketiga lembaga tersebut dapat menjadi motor penggerak pemberdayaan masyarakat melalui pelaksanaan 10 Program Pokok PKK, penguatan enam Standar Pelayanan Minimal Posyandu, serta pelestarian dan pengembangan kerajinan daerah.
Ia menegaskan bahwa pemberdayaan perempuan memiliki peran strategis dalam membangun keluarga yang mandiri dan masyarakat yang sejahtera.
“Perempuan adalah fondasi pembangunan suatu daerah. Apabila perempuan-perempuan kita di Provinsi Lampung berdaya, maka daerah itu akan kuat, kemandiriannya juga akan kuat,” ujarnya.
Gubernur juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini melalui pendidikan yang berkualitas, khususnya pada jenjang TK, SD, dan SMP yang menjadi kewenangan pemerintah kabupaten.
Menurutnya, pembangunan sumber daya manusia merupakan investasi jangka panjang untuk menyiapkan generasi Lampung yang unggul, produktif, dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045.
“Tidak ada jalan lain untuk menuju Indonesia Emas selain menyiapkan sumber daya manusia yang berkualitas. Harus kita siapkan sekarang, harus kita dirikan sekarang, dan harus kita bentuk dari sekarang,” tegasnya.
Gubernur berharap Bupati Lampung Tengah bersama seluruh jajaran pemerintah daerah dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, memperkuat kolaborasi, serta menghadirkan pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat.
“Semoga Allah SWT senantiasa membimbing langkah kita. Mari bersama-sama bekerja untuk Lampung Tengah yang maju dan masyarakat yang lebih sejahtera,” pungkas Gubernur.
Pelantikan Ni Ketut Dewi Nadi sebagai Ketua TP PKK Kabupaten Lampung Tengah ditetapkan melalui Surat Keputusan Ketua TP PKK Provinsi Lampung Nomor: 05/Keputusan/PKK.Lampung/XI/2026.
Sementara itu, pengangkatannya sebagai Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Lampung Tengah ditetapkan melalui Surat Keputusan Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Lampung Nomor : 04/Keputusan/Posyandu.Provinsi Lampung/XI/2026.
Adapun pengangkatannya sebagai Ketua Dekranasda Kabupaten Lampung Tengah ditetapkan melalui Surat Keputusan Dekranasda Provinsi Lampung Nomor : 20/Dekranasda/Surat Keputusan/X/2026.
Penandatanganan dokumen pelantikan serta penyematan pin dilakukan oleh Ketua TP PKK, Ketua Tim Pembina Posyandu, dan Ketua Dekranasda Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza.
Melalui kepemimpinan baru di Kabupaten Lampung Tengah, Pemerintah Provinsi Lampung berharap sinergi pembangunan semakin kuat, pelayanan publik semakin berkualitas, serta program pemberdayaan masyarakat mampu mendorong kemajuan daerah dan meningkatkan kesejahteraan rakyat. (Rls/SA)











