“Dia emang gila, kalau enggak gila ya enggak bakalan ngebakar gedung pemerintah,” timpalnya.
Herman HN menegaskan, jangan sampai ada oknum yang memanfaatkan status orang gila ini untuk membuat kegaduhan di Kota Bandarlampung.
“Mentang-mentang kemarin ada yang (nusuk) kyai itu ngaku gila, yang ngebakar (gedung) ini dibilang gila juga. Biar nanti polisi cek lah orang ngaku-ngaku gila, pencet aja kakinya pasti dia ngaku,” ujarnya.
Saat disinggung soal penertiban orang gila yang ada di Kota Bandarlampung, ia menyatakan pihaknya sudah mengerahkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk mengamankan orang gila yang kerap kali masih berkeliaran di jalan protokol Kota Bandarlampung.
“Ya kita lakukan penertiban pamong praja bersama dinas sosial. Tapi ini yang repot, orang enggak gila tapi ngaku gila ini repot juga. Kasian polisi lah ya, jangan main-main,” pungkasnya. (CR/SA)











