5W1HINDONESIA.ID, Bandar Lampung – Warga kelurahan Jl. Garuda, Kelurahan Beringin Raya mengeluhkan kondisi sampah yang berada di lokasi pembuangan sampah di sebuah lahan terbuka yang tidak teratur.
Pantauan di lapangan, sampah berserakan tidak berada pada tempat pembuangan semestinya yang berjarak sekitar 10 meter dari pintu masuk.
Andre warga sekitar mengatakan, hal itu sudah terjadi sejak setahun yang lalu. Ia juga menduga, warga yang membuang sampah ke lokasi tersebut bukanlah warga sekitar.
“Itu sudah dari setahun yang lalu, memang baunya sampah kalau sudah menumpuk. Kalo kita disini enggak jadi masalah mau buang sampah disitu, tapi ya masukin ke dalam,” katanya.
Bau sampah yang merebak akibat sejumlah warga tidak bertanggungjawab membuang sampah di bibir pintu masuk.
“Jadi ada orang yang lewat pake motor dan mobil langsung buang. Mungkin karena males jalan ke dalem jadinya sampah menumpuk di pinggir jalan,” terangnya pada, Rabu (20/6).
Senada dengan Andre, Ita pengurus panti asuhan Afifa Afwa kemiling mengatakan bau sampah yang merebak membuat rumah yang berisi lebih dari 20 anak yatim piatu itu dipenuhi oleh lalat.
“Jadi kalau lagi angin besar bau sampah itu masuk ke dalam panti dan membuat seisi rumah tidak nyaman. Apalagi kalau musim hujan,” kata Ita.
Dia juga pernah melihat pamong sekitar memasang papan peringatan agar warga tidak membuang sampah di bibir pintu.
“Sudah beberapa kali, tapi ya warga yang membuang itu enggak pernah nurut. Malah papan peringatan itu dicabut,” ungkapnya.
Ita berharap, pemerintah bisa segera memberikan solusi terbaik agar bau dan lalat tidak lagi sampai ke panti yang dikelolanya.
“Kita sih maunya sampah itu enggak menumpuk di pinggir jalan. Apalagi lokasinya kan berhadapan dengan panti asuhan kami disini sejak tahun 2019,” pungkasnya.











