Bandar LampungLampungPemerintahan

Optimalkan Posisi Strategis Lampung, Pemprov Dorong Pengembangan Komoditas Unggulan Berorientasi Ekspor

×

Optimalkan Posisi Strategis Lampung, Pemprov Dorong Pengembangan Komoditas Unggulan Berorientasi Ekspor

Sebarkan artikel ini

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa peran karantina tidak hanya berkaitan dengan pengawasan dan penerapan biosekuriti, tetapi juga sebagai fasilitator perdagangan. Hal ini penting untuk memastikan kelancaran arus komoditas sekaligus memenuhi persyaratan keamanan dan kesehatan yang ditetapkan negara tujuan ekspor.

Menanggapi berbagai usulan tersebut, Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menyambut baik gagasan kolaborasi yang disampaikan Balai Karantina.

Jihan menyatakan dukungannya terhadap pembentukan tim kecil lintas perangkat daerah untuk mengintegrasikan data komoditas dan perdagangan Lampung ke dalam satu sistem informasi atau dashboard.

“Saya sangat setuju terkait data ekspor pada dashboard. Nanti bersama OPD terkait kita bentuk satu tim kecil untuk integrasi data komoditas dan perdagangan Lampung yang meliputi seluruh sektor. Harapannya, ini dapat memotret seluruh rantai pasok, baik di dalam maupun di luar daerah,” ujarnya.

Wakil Gubernur juga menekankan pentingnya menindaklanjuti sejumlah hal strategis yang memerlukan koordinasi dengan pemerintah pusat, khususnya Kementerian Pertanian, agar potensi komoditas unggulan Lampung dapat semakin optimal.

Terkait pengembangan Desa Ekspor dan berbagai peluang kerja sama lainnya, Jihan meminta agar poin-poin strategis yang telah disampaikan dapat ditindaklanjuti melalui koordinasi bersama perangkat daerah terkait.

Ia juga menginstruksikan OPD terkait untuk segera berkoordinasi dengan Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Lampung guna memastikan sinergi program dapat berjalan efektif.

“Terima kasih kepada Pak Donni atas ide dan gagasan kolaborasi ke depan untuk mengoptimalkan komoditas unggulan Lampung. Kita mengetahui bahwa Lampung memiliki posisi yang sangat strategis, terutama dalam pengembangan ekspor,” katanya.

“Saya akan menginstruksikan OPD terkait untuk berkoordinasi dengan rekan-rekan dari Balai Karantina agar seluruh upaya ini dapat berjalan lancar sesuai harapan,” sambungnya, mengakhiri.

Melalui penguatan koordinasi dan integrasi data tersebut, Pemerintah Provinsi Lampung berharap pengembangan komoditas unggulan dapat dilakukan secara lebih terarah, mulai dari sektor produksi hingga pemasaran, sehingga mampu memperluas akses pasar dan meningkatkan daya saing produk daerah di tingkat nasional maupun internasional. (Rls/SA)