“Pengerukan sampah akan terus kita lakukan sampai dengan lokasi tembok tersebut bersih dan peralatan pengecoran dinding penahan yang baru bisa dikerjakan,” katanya pada Kamis, (6/6).
Sedangkan untuk proses pengerukan sampah diperkirakan akan memakan waktu hingga satu bulan kedepan.
“Lebih kurang satu bulan kedepan. Kita buat yang terbaik dan untuk hasil kerja yang maksimal Dengan waktu yang segera,” singkatnya.
Untuk diketahui, dinding penahan sampah roboh ketika curah hujan tinggi melanda kota Bandar Lampung pada 1 Mei 2024 yang mengakibatkan sejumlah wilayah di kota Tapis Berseri terendam banjir.











