Dengan potensi tersebut, Gubernur Mirza mengajak pemerintah untuk memberikan peran aktif sebagai penata.
“Menjadi penata, kita ini menjadi harapan buat masyarakat dan menjadi tawaran yang menarik buat pengusaha. Lakukan penataan seperti ini, ke depannya di Provinsi Lampung menjadi harapan yang baik bagi masyarakat dan menjadi tawaran yang indah bagi pengusaha kita kolaborasi, kita serve, kita layani,” ajaknya.
Gubernur Mirza juga menyoroti potensi udang yang pernah menjadi salah satu penyumbang besar PDRB Provinsi Lampung, dan mengajak seluruh pihak untuk kembali membangkitkan sektor tersebut menjadi salah satu sektor unggulan.
“30 tahun yang lalu PDRB terbesar di provinsi Lampung itu ini adalah dari sektor pertanian kelautan dan perikanan, hampir 35%-nya dari 70% itu dari udang. Sepertiganya PDRB Lampung itu dari udang sekarang tidak lebih dari 2% itu udang,” jelasnya.
“Semangat, kita bersatu, berkolaborasi buat penataan yang lebih baik yang lebih indah, kita fokus bagaimana meningkatkan ekosistem dunia usaha terutama di bidang perikanan, kelautan dan udang,” pintanya.
Melalui kolaborasi yang dilakukan antara Pemerintah Provinsi Lampung dan pemangku kepentingan, diharapkan dapat menjadi awal dari kebangkitan sektor kelautan dan perikanan di Lampung yang sejalan dengan visi Lampung Maju Menuju Indonesia Emas.
“Kita wujudkan, kedepan visi kita adalah Lampung Maju menuju Indonesia Emas, salah satunya adalah bagaimana kita mendorong pertumbuhan ekonomi kita yang inklusif, mandiri dan inovatif dan ini juga selaras dengan cita-citanya pak presiden bagaimana Indonesia berdaulat dalam pangan. Semoga kolaborasi ini, silaturahmi ini menjadi awal bagi kebangkitan pertumbuhan ekonomi, kebangkitan ekosistem,” tandasnya. (Rls/SA)











