“Selain memperkuat ketahanan keluarga perempuan juga berperan penting dalam mengatur keuangan keluarga, menjadi guru bagi anak anak serta menjadi pengayom bagi keluarga,” imbuhnya.
Ia berharap momentum HUT DWP ini dapat menjadi evaluasi, koreksi dan introspeksi, sehingga keberadaan organisasi ini dapat lebih benar-benar dirasakan manfaatnya bagi seluruh anggota dan masyarakat.
Sekdaprov Fahrizal mengucapkan terimakasih dan penghargaan kepada seluruh anggota DWP Provinsi Lampung yang terus bersinergi dan berkolaborasi dalam mensukseskan program pemerintah menuju Rakyat Lampung Berjaya.
“Mudah-mudahan, kiprah dan kinerja seluruh jajaran DWP dalam pembangunan diberbagai bidang yang dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Lampung terus dan makin meningkat,” pungkasnya.
Di kesempatan yang sama, Ketua DWP Provinsi Lampung Mamiyani Fahrizal mengatakan semangat kepemimpinan dan gotong royong untuk mewujudkan emansipasi perempuan dan kekuatan perempuan di dalam masyarakat harus
terus dikembangkan, karena perempuan adalah penggerak keluarga dan masyarakat.
Dalam momentum HUT DWP ini, ia mengajak seluruh anggota DWP untuk kembali mengingat landasan awal terbentuknya organisasi DWP dalam memberikan ruang bagi perempuan untuk berhimpun, saling belajar dan mengembangkan diri hingga mampu memberikan kontribusi nyata dalam kemajuan keluarga dan masyarakat.
“Sangat penting bagi kita semua, Ibu-ibu yang tergabung dalam keanggotaan DWP, untuk memahami lagi esensi dari sejarah pembentukan organisasi, yang memiliki semangat sama dengan sejarah Hari Ibu,” ujarnya.
Mamiyani juga berpesan kepada seluruh anggota DWP untuk belajar satu sama lain, terus mengasah keahlian di berbagai bidang kehidupan dan juga tidak lupa mendalami nilai-nilai Pancasila yang menjadi landasan dan pengembangan karakter sehingga nantinya menjadi panutan di tengah keluarganya.
“Mari kita terus bergerak, untuk membangun Indonesia dengan semangat pemberdayaan dan penguatan kepemimpinan perempuan,” tandasnya. (Rls/SA)











