Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Bandarlampung, dr Aditiya Biomed mengungkapkan, terkait wali kota tidak setuju dengan status zona merah itu adalah hak beliau tapi penetapan itu juga dikeluarkan oleh Kementrian Kesehatan.
“Jadi bagi saya tidak penting lagi mau dia merah, kuning ataupun hijau, karena yang paling penting itu sekarang bagaimana upaya pencegahan itu lebih diintensifkan lagi,” paparnya.
Ia juga mengatakan bahwa untuk bisa keluar dari situasi seperti sekarang pemerintah harus melakukan tracking dan tracing yang lebih masif.
Misalnya, warga satu RT dites rapid test sehingga lebih cepat menemukan orang-orang yang positif Covid-19.
“Jadi upaya seperti ini harus lebih intens dilakukan karena semakin cepat ditemukan yang positif akan semakin cepat diatasi virus ini,” paparnya.
“Namun, untuk melakukan rapid test seperti itu pastinya membutuhkan biaya besar dan tidak mudah dilakukan sebab harus ada SOP-nya tidak sembarangan untuk menjalankannya,” tutupnya. (SA)











