5W1HIndonesia.id, Bandar Lampung – Kantor Wilayah DJP Bengkulu dan Lampung berhasil mencapai realisasi penerimaan 100% pada tahun 2020.
Capaian ini menjadi acuan kinerja untuk mengamankan penerimaan 2021, meskipun masih dalam suasana pandemi Covid-19.
Dalam rilis yang diterima pada Kamis (24/9/2021), Target penerimaan Kanwil DJP Bengkulu dan Lampung Tahun 2021 adalah sebesar Rp8,67 triliun, naik 11,29% dibandingkan dengan target penerimaan tahun 2020 sebesar Rp7,79 triliun.
Angka tersebut akan dapat dicapai dengan kontribusi dan kesadaran Wajib
Pajak di Provinsi Bengkulu dan Provinsi Lampung dalam menjalankan kewajiban
perpajakannya.
Dalam mengawal tercapainya target penerimaan, Kanwil DJP Bengkulu dan
Lampung terus bersinergi dengan seluruh Kantor Pelayanan Pajak (KPP) dan para pengampu kepentingan lainnya.
Kantor Wilayah DJP Bengkulu dan Lampung memiliki 9 Kantor Pelayanan Pajak (KPP), dengan rincian 3 Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama berada di Provinsi Bengkulu, 5 Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama di Provinsi Lampung, dan 1 Kantor Pelayanan
Pajak (KPP) Madya di Provinsi Lampung.
Capaian penerimaan Kanwil DJP Bengkulu dan Lampung per 31 Agustus 2021 adalah sebagai berikut:
Penerimaan Pajak Netto:
1. Wilayah Provinsi Bengkulu dengan target Rp1.818.469.003.000 dan realisasi Rp1.052.182.575.668 57 (86%)
2. Wilayah Provinsi Lampung dengan target Rp6.849.561.062.000 dan realisasi Rp4.440.277.378.058 64 (83%)
3. Wilayah Bengkulu dan Lampung dengan target Rp8.668.030.065.000 dan realisasi Rp5.492.459.953.726 (63.36%).
Realisasi penerimaan pajak tumbuh sebesar 16.07% bila dibandingkan dengan tahun 2020 pada periode yang sama. Kanwil DJP Bengkulu dan Lampung berkomitmen untuk terus
mengawal penerimaan hingga akhir tahun sehingga target penerimaan tahun 2021 dapat tercapai.
Upaya pengamanan penerimaan dilakukan melalui kegiatan Pengawasan
Pembayaran Masa (PPM) dan kegiatan Pengawasan Kepatuhan Material (PKM) Wajib Pajak.
Realisasi penerimaan netto Kanwil DJP Bengkulu dan Lampung dari kegiatan PPM sebesar Rp4,96 triliun (92,37%), sedangkan realisasi netto PKM sebesar Rp388 miliar (7,63%).
Dengan rincian untuk masing-masing provinsi, Provinsi Lampung realisasi netto PPM sebesar Rp3.8 triliun dengan kontribusi sebesar 92.49% dan realisasi netto PKM sebesar Rp308 miliar
dengan kontribusi sebesar 7.51%.
Sedangkan untuk Provinsi Bengkulu, realisasi netto PPM adalah sebesar Rp894 miliar dengan kontribusi sebesar 91.86% dan realisasi netto PKM
adalah sebesar Rp79 miliar dengan kotribusi sebesar 8.14%. (Rls/SA)











