“Jagung sebesar 2,6 juta ton atau peringkat 3 nasional, tebu sebesar 732 ribu ton atau peringkat 2 nasional dan kopi sebesar 118 ribu ton atau peringkat 2 nasional,” terangnya.
Arinal menjelaskan peluang potensi investasi di Provinsi Lampung seperti pengembangan Kawasan Industri, Kawasan Terpadu Pariwisata Bakauheni (Bakauheni Harbour City), pengembangan pariwisata dan potensi pengembangan investasi pada sektor pertanian.
“Saya berharap hubungan ini terus berlanjut, para senior dari Dubes memberikan informasi potensi Lampung dengan harapan akan mendatangkan investor ke Lampung. Melalui diskusi pada hari ini, wujudkan Lampung Maju dan Berdaya Saing,” ujarnya.
Sementara itu, Duta Besar Indonesia untuk Kroasia Periode 2017 – 2021 Komjen Pol (Purn) Sjachroedin Z.P mengatakan kehadiran Paguyuban Dubes RI ke Provinsi Lampung untuk memberikan dukungan terhadap peluang apa saja yang bisa dikerjasamakan demi pembangunan Lampung.
“Melalui dukungan para Dubes ini akan memberikan dorongan semangat pembangunan Lampung,” ujar Sjachroedin.
Sjachroedin menyebutkan dari paparan oleh Pemerintah Provinsi Lampung terhadap potensi pariwisatanya, dirinya bersama rekan-rekan Paguyuban Dubes RI melihat Lampung ke depan akan semakin maju dan berkembang.
Menurutnya, apalagi ditambah saat ini sudah adanya jalan tol dan terhadap peningkatan wisatawan yang berkunjung ke Lampung.
Mayjen TNI (Purn) Arief Rachman (KBRI Afghanistan) mengatakan bahwa Lampung sangat memiliki potensi yang luar biasa baik itu alamnya maupun terhadap komoditinya.
“Setelah saya datang ke Lampung, saya melihat Lampung sangat potensi sekali, dekat dengan ibu kota negara, ada laut yang begitu luar biasa dan di tengah-tengahsini lumbung pangan baik itu pertanian, peternakan termasuk juga energi dan sebagainya,” ujar Arief.
Nadjib Riphat Kesoema (KBRI Canberra, Australia) mengatakan dari hasil pertemuan ini, nantinya akan terjalin kerjasama yang baik dengan Provinsi Lampung.
“Kami telah menyimak baik apa yang telah disampaikan, Insha Allah akan ada kerjasama,” ujar Nadjib. (Rls/SA)











