EKBISNasional

PLN Manfaatkan FABA PLTU Ropa untuk Bedah Rumah Prajurit TNI KODIM 1603 Sikka

51
×

PLN Manfaatkan FABA PLTU Ropa untuk Bedah Rumah Prajurit TNI KODIM 1603 Sikka

Sebarkan artikel ini

“Saya sampaikan terima kasih atas kepedulian PLN membantu rumah layak huni bagi prajurit KODIM 1603 Sikka, sehingga hidup kami sekeluarga kini lebih nyaman, karena sebelumnya kami tinggal di kamar kos,” paparnya.

“Semoga program bedah rumah memanfaatkan produk FABA terus dilakukan sehingga teman-teman prajurit yang lain juga dapat tinggal di rumah yang lebih nyaman,” harapnya.

General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah NTT Agustinus Jatmiko berterima kasih kepada TNI yang telah bersinergi dengan PLN untuk memperkenalkan dan memanfaatkan FABA untuk program bedah rumah prajurit.

Baca Juga  DAMRI Rute Jakarta-Malang Sediakan Keberangkatan Pagi, Berikut Jadwal dan Harga Tiketnya

Ia berharap dengan adanya rumah layak huni, para prajurit dapat memperoleh kehidupan yang lebih baik, sehat, dan produktif serta mendukung tugas kesatuan TNI dalam menjalankan tugasnya. Selain itu, pembangunan rumah prajurit dengan memanfaatkan FABA juga dapat menambah aset negara.

Baca Juga  Peringati Hari Kemerdekaan RI ke 75, Bank Indonesia Luncurkan Uang Rupiah Khusus

“Semoga sinergi PLN dan TNI dalam pemanfaatan FABA maupun tugas kenegaraan lainnya terus berkelanjutan sehingga pembangunan berjalan lancar dan berdampak bagi masyarakat,” tutur Jatmiko.

PLTU Ropa memproduksi FABA sebanyak 5.300 metrik ton per hari. Potensi ini kemudian diolah oleh PLN untuk menjadi produk material konstruksi seperti paving blok, bata interlock, kanstein, batako dan produk material konstruksi lainnya untuk pembangunan.

Baca Juga  CEO Climate Talks: PLN Siap Dukung Pemerintah Capai 75% Energi Terbarukan hingga Tahun 2040

“Selain itu, FABA juga telah digunakan untuk membangun sarana umum seperti jalan lingkungan, jalan desa, gereja, masjid, dan sarana umum lainnya dan jalan. FABA juga telah digunakan untuk bedah rumah layak huni sebanyak 14 unit sejak bulan Juni tahun 2021 hingga saat ini,” ujar Jatmiko. (Rls/SA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *