Bandar LampungLampung

Program Gratis Pemkot Bandar Lampung Berhasil Turunkan Kemiskinan, Ini Datanya

22
×

Program Gratis Pemkot Bandar Lampung Berhasil Turunkan Kemiskinan, Ini Datanya

Sebarkan artikel ini
Kepala BPS, Hendy sedang memaparkan data yang di rangkum kepada Walikota Eva Dwiana || Foto: Prokopim Pemkot Bandar Lampung
Kepala BPS, Hendy sedang memaparkan data yang di rangkum kepada Walikota Eva Dwiana || Foto: Prokopim Pemkot Bandar Lampung

5W1HINDONESIA.ID, Bandar Lampung– Persentase penduduk miskin di Kota Bandar Lampung ditahun 2025 kembali mengalami tren penurunan, Hal ini mencerminkan semakin efektifnya program-program pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan  seperti pinjaman modal tanpa bunga bagi UMKM, pendidikan gratis, beasiswa pendidikan bagi sma/smk dan universitas, Kesehatan gratis,  mempermudah akses perizinan usaha dan menggratiskan pelayanan mendasar kepada masyarakat.

Baca Juga  Kepala Sekolah SD dan SMP Bandar Lampung Ikuti Edukasi Anti Korupsi

Hal ini diungkapkan saat Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana menerima kunjungan Badan Pusat Statistik Kota Bandar Lampung Senin 22 September 2025.

“Alhamdulillah angka kemiskinan Kota Bandar Lampung tahun ini kembali menunjukkan penurunan menjadi 6,95 Persen dari sebelumnya 7,37 Persen. Atau berkurang 3.690 jiwa,”ungkap Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana.

Baca Juga  Terbesar Ketiga di Sumatra, Perekonomian Lampung Tumbuh 5,04 Persen pada Triwulan III 2025

Tingkat Kemiskinan Kota Bandar Lampung tersebut dibawah tingkat kemiskinan Provinsi Lampung yakni 10,00 Persen. Selama tahun 2020 hingga 2025 angka kemiskinan Kota Bandar Lampung terus mengalami penurunan yang signifikan.

Tingkat kemiskinan di Kota Bandar Lampung berhasil diturunkan sejalan dengan upaya-upaya Pemerintah Kota Bandar Lampung dalam meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masayarakat Kota Bandar Lampung melalui program-program pembangunan yang telah dilaksanakan.

Baca Juga  Bantu Remaja Putus Sekolah, Pemkot Bandar Lampung Akan Sediakan BLK

“Pemkot Bandar Lampung terus mendorong tumbuh UMKM baru, mempermudah akses perizinan usaha dan menggratiskan pelayanan mendasar kepada masyarakat,” tutup Eva Dwiana.