5w1hindonesia.id, Bandar Lampung – Renovasi jembatan pulo pasaran dengan anggaran 2,4 miliar tertunda. Padahal renovasi yang diawali dengan pemasangan tiang pancang sepanjang 100 meter itu di perkirakan akan rampung pada akhir tahun.
Namun hingga Senin (10/1) baru terpasang 4 tiang dari 117 tiang pancang yang direncanakan. Pantauan dilapangan, sebuah alat instalasi pemasangan tiang pancang terparkir di pinggir jembatan. Ada 3 tiang pancang yang sudah terpasang dan 1 masih dalam alat instalasi tersebut.
Menurut warga sekitar, pemasangan berhenti pada akhir tahun lalu sebelum malam tahun baru. Alasannya karena air yang tak kunjung pasang sehingga menyulitkan alat instalasi untuk di operasikan.
Lurah Kota Karang, Bambang Heriyanto mengatakan jika penundaan pemasangan tiang pancang karena tiang sedang dalam proses pengiriman.
“Diakhir januari ini akan dikerjakan kembali karena menunggu pengiriman tiang pancang diantaranya kan sudah ada 4 titik yang baru terpasang,” terangnya.
Saat disinggung soal kendala saat pengerjaan, Bambang mengaku tidak ada kendala yang berarti hanya tinggal menunggu tiang pancang saja.
“tidak ada kendala, mereka hanya menunggu tiang pancang saja,” tukasnya.










