Bandar LampungLampungPemerintahan

Respon Cepat, Wagub Lampung Gelar Rapat Penanganan dan Penanggulangan Banjir

33
×

Respon Cepat, Wagub Lampung Gelar Rapat Penanganan dan Penanggulangan Banjir

Sebarkan artikel ini
Wakil Gubernur (Wagub) Lampung, Jihan Nurlela, memimpin rapat tindak lanjut penanganan banjir di Provinsi Lampung || Foto: Dinas Kominfotik Provinsi Lampung
Wakil Gubernur (Wagub) Lampung, Jihan Nurlela, memimpin rapat tindak lanjut penanganan banjir di Provinsi Lampung || Foto: Dinas Kominfotik Provinsi Lampung

5W1HIndonesia.id, Bandar Lampung – Wakil Gubernur (Wagub) Lampung, Jihan Nurlela, memimpin rapat tindak lanjut penanganan banjir di Provinsi Lampung pada Minggu (23/2/2025).

Rapat yang digelar di Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Lampung ini merupakan respon cepat terhadap bencana banjir yang melanda beberapa wilayah di Lampung, termasuk Kabupaten Pesawaran, Pringsewu, Lampung Selatan, dan Kota Bandar Lampung.

Rapat yang dipimpin Wakil Gubernur Jihan tersebut, dihadiri oleh Pj. Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Fredy, Sekretaris Daerah Kota Bandar Lampung, OPD dan Dinas terkait dalam penanganan bencana banjir.

Baca Juga  Gubernur Lampung Terima Bantuan Oksigen Cair dan Usulkan Penambahan Vaksin untuk Provinsi Lampung

Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana BPBD Provinsi Lampung tanggal 22 Februari 2025, dampak banjir terparah terjadi di Wilayah Kota Bandar Lampung, dimana terdapat 14 (titik) lokasi banjir yang mengakibatkan sebanyak 9.425 rumah terendam, 30.935 jiwa terdampak dari 9.588 Kepala Keluarga dan 2 (dua) korban meninggal dunia akibat longsor serta 1 (satu) orang meninggal karena hanyut.

Baca Juga  Pj Gubernur Lampung Buka Apel Besar dan Workshop Hari Antikorupsi Sedunia

Sedangkan di Kabupaten Pesawaran dilaporkan banjir mengakibatkan 873 rumah terdampak.

Di Kabupaten Lampung Selatan sebanyak 3 (tiga) kecamatan dan 4 (empat) desa terdampak langsung dengan rincian 1 unit rumah rusak berat, 1 unit kandang ternak rusak berat dan sebanyak 86 Kepala Keluarga di desa Hajimena, serta 150 Kepala Keluarga di desa Sidosari juga terdampak.

Baca Juga  Dekranasda Provinsi Lampung Siap Gelar Pameran Kerajinan Kriya Jemari 2025

Sementara di Kabupaten Pringsewu hingga kini masih dalam proses penghitungan.

Dilaporkan pula bahwa banjir juga terjadi di wilayah Kabupaten Lampung Timur, banjir tidak merendam pemukiman warga namun sejumlah lahan persawahan terkena dampak langsung.

Menyikapi hal tersebut, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung menggelar rapat lintas sektor untuk mencari solusi komprehensif dalam penanganan dan penanggulangan bencana.