Bandar LampungLampungPemerintahan

Respons Keluhan Buruh dan Pengusaha Bongkar Muat, Pemprov Siap Koordinasi dengan Kemenhub

42
×

Respons Keluhan Buruh dan Pengusaha Bongkar Muat, Pemprov Siap Koordinasi dengan Kemenhub

Sebarkan artikel ini
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menerima kunjungan Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) dan Asosiasi Perusahan Bongkar Muat Indonesia (APBMI) Provinsi Lampung || Foto: Adpim Pemprov Lampung
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menerima kunjungan Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) dan Asosiasi Perusahan Bongkar Muat Indonesia (APBMI) Provinsi Lampung || Foto: Adpim Pemprov Lampung

5W1HIndonesia.id, Bandar Lampung – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menerima kunjungan Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) dan Asosiasi Perusahan Bongkar Muat Indonesia (APBMI) Provinsi Lampung, di Ruang Kerja Gubernur Lampung, Senin (2/6/2025).

Kedatangan pengurus TKBM dan APBMI ini menyangkut keluhan masalah bongkar muat di berbagai Pelabuhan di Lampung, yang terkait dengan kesejahteraan para buruh dan kebutuhan para pengusaha.

Baca Juga  Gubernur Arinal Berikan Bantuan secara Door to Door di Jatimulyo, Lampung Selatan

Merespons keluhan tersebut, Gubernur Mirza menegaskan mendukung penuh penyelesaian permasalahan dan menyatakan bahwa permasalahan yang terjadi di sektor ini akan ditangani secara komprehensif.

Termasuk melibatkan seluruh pihak terkait, seperti pemerintah pusat melalui Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) yang berada di bawah naungan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan.

Baca Juga  Gubernur Lampung Saksikan Peringatan Detik-Detik Proklamasi Secara Virtual

“Kami paham terkait permasalahan ini, dan nanti kita koordinasikan juga dengan pemerintah Pusat dalam hal ini KSOP, Ditjen Hubla Kementerian Perhubungan, sehingga nantinya kita bisa pecahkan solusi terbaik bagi semua pihak,” tutur Mirza.

Seperti diketahui, permasalahan yang ada di lingkup perusahaan bongkar muat yang ada di Lampung yang mengakibatkan banyaknya perusahaan yang bangkrut diantaranya yakni maraknya permainan perang tarif layanan bongkar muat yang menyebabkan jatuhnya harga di bawah standar operasional minimal, yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan buruh.

Baca Juga  Tinjau Persiapan Wisma Haji Jadi RS Darurat, Gubernur Lampung Pimpin Rapat Persiapan Kunjungan Menteri BUMN dan Menag

Monopoli pasar oleh perusahaan besar diduga menyebabkan ketidakseimbangan dalam kompetisi, kesejahteraan para buruh/tenaga kerja di lingkup perusahaan dan lain sebagainya.