Sementara itu, Brigjend.Pol.Drs.Edi Swasono,M.M, Selaku Kepala BNNP Lampung menyambut baik kegiatan Matching Fund 2022 yang dilaksanakan oleh Universitas Bandar Lampung, karena diharapkan IPWL akan mempunyai pedoman dalam pelaksanaan rehabilitasi medis dan non medis terhadap penyalahguna narkoba, sehingga Provinsi Lampung akan menuju Zero Prevalensi pada Tahun 2027.
“Kami sangat seneng dengan agenda riset yang dilakukan oleh UBL, karna ini akan membantu sekali dalam mewujudkan Lampung menuju Zero Prevalensi,” ungkap Edi Swasono.
Kegiatan riset ini yang dilaksankan oleh Universitas Bandar Lampung didukung oleh Kemendikbud RI dalam kegiatan Matching Fund Kedai Reka Tahun 2022, yang mewujudkan singergi kontribusi perguruan tinggi dengan berbagai industri dengan berbagai pengembangan inovasi yang ada.
Dalam kegiatan riset di ketuai oleh Kepala Pusat Studi Kajian Narkoba (PSKN) UBL yaitu Dr. Zainab Ompu Jainah,S.H.,M.H., dengan anggota Dr.Erlina B,S.H.,M.H., Dr.Hendri Dunan,S.E.,M.M., Intan Nurina Seftiniara,S.H.,M.H., dan Melisa Safitri,S.H.,M.H.
Sedangkan dari BNN Provinsi Lampung sebagai Tim Mitra di ketuai oleh Brigjend.Pol.Drs.Edi Swasono,M.M., dengan anggota Maman Permana,S.P., dr. Novan Harun, Resty Ananta Rewa,S.KM., Fhata Z’Af Al’Ali, M.I.Kom. (Rls/SA)









