Bandar LampungLampungPemerintahan

Terima Kunjungan Mafindo Lampung, Wagub Jihan Tekankan Pentingnya Kolaborasi Melawan Hoaks dan Misinformasi

49
×

Terima Kunjungan Mafindo Lampung, Wagub Jihan Tekankan Pentingnya Kolaborasi Melawan Hoaks dan Misinformasi

Sebarkan artikel ini
Wagub Lampung Jihan Nurlela menerima kunjungan Organisasi Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) Lampung di Ruang Kerja Wakil Gubernur || Foto: Adpim Pemprov Lampung
Wagub Lampung Jihan Nurlela menerima kunjungan Organisasi Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) Lampung di Ruang Kerja Wakil Gubernur || Foto: Adpim Pemprov Lampung

5W1HIndonesia.id, Bandar Lampung – Wakil Gubernur (Wagub) Lampung Jihan Nurlela menerima kunjungan Organisasi Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) Lampung di Ruang Kerja Wakil Gubernur, Bandar Lampung, Senin (2/6/2025).

Pada kesempatan itu, Wagub Jihan menegaskan pentingnya kolaborasi multipihak dalam memperkuat literasi digital untuk melawan hoaks dan misinformasi.

Wagub Jihan mengapresiasi kiprah para pegiat muda seperti Mafindo yang aktif melawan hoaks dan misinformasi.

“Anak muda hari ini berada di tengah derasnya arus informasi. Maka pengawasan dan literasi digital menjadi penting, dan ini memerlukan keterlibatan banyak pihak, termasuk masyarakat dan komunitas seperti Mafindo,” tuturnya.

Baca Juga  Dorong Semangat Anak Penyandang Disabilitas, Gubernur Arinal Berikan Bantuan Tali Asih di Kota Metro

Ia membuka peluang kerjasama antara Mafindo dengan berbagai instansi pemerintah di Provinsi Lampung, termasuk Dinas Pendidikan dan Dinas Kominfotik, untuk memperluas jangkauan edukasi digital.

Menurutnya, sinergi semacam ini sangat penting untuk membangun sistem pengawasan informasi yang lebih komprehensif di tingkat daerah.

Sebagai Duta Baca, Wagub Jihan juga menekankan pentingnya pendekatan literasi yang menyentuh semua lapisan masyarakat.

Baca Juga  Serahkan SK Pegawai PPPK, Gubernur Arinal Minta Bisa Menjadi Pegawai Kreatif dan Inovatif

“Kita bisa bersama-sama masuk ke sekolah, komunitas, dan kelompok masyarakat lainnya untuk meningkatkan kesadaran literasi digital,” katanya.

Selain itu, Wagub Jihan menyatakan kesiapannya menjadi mediator bagi Mafindo untuk membuka jalur kerja sama dengan instansi vertikal seperti Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Aparat Penegak Hukum (APH), terutama terkait isu-isu yang meresahkan masyarakat seperti pinjaman online ilegal dan hoaks bermuatan ekonomi.

Ia juga mendorong perluasan kampanye anti-hoaks yang lebih masif dan menjangkau berbagai elemen masyarakat.

Baca Juga  Pemprov Lampung Dorong Pesantren Lampung Jadi Pelopor Gaya Hidup Ramah Lingkungan

Inovasi Mafindo seperti Kalimasada dan Chatbox WhatsApp dinilainya memiliki potensi besar untuk dikolaborasikan dengan inisiatif digital Pemprov Lampung, termasuk rencana peluncuran aplikasi “Lampung In” yang akan memuat layanan publik dan verifikasi informasi.

“Kalau ada informasi yang membingungkan masyarakat, kita bisa segera lakukan verifikasi. Mafindo bisa jadi mitra strategis di situ,” imbuhnya.

Wagub Jihan berharap akan ada diskusi atau pembahasan lanjutan untuk mendalami bentuk-bentuk kolaborasi yang bisa dijalankan secara efektif dan berkelanjutan.