Yane Ardian mengungkapkan apresiasinya atas komitmen Ketua TP PKK Provinsi Lampung yang dalam waktu singkat mampu menggerakkan lini organisasi untuk mencapai target imunisasi.
”Saya cukup bahagia ketika mendengar begitu komitmen Ibu Gubernur yang dalam waktu satu setengah bulan besok bisa mencapai targetnya 100 persen. Tapi sudah mencapai di atas 90 persen saja itu sudah sangat luar biasa,” kata Yane Ardian.
Yane menekankan bahwa kesehatan masyarakat merupakan prioritas yang memerlukan komitmen kuat dari pemerintah. Menurutnya, Indonesia memiliki keunikan yang tidak dimiliki negara maju, yaitu keberadaan 6 juta kader PKK yang bergerak secara masif hingga tingkat Dasawisma.
”Di negara lain enggak ada yang namanya gerakan masif PKK yang di Indonesia itu ada sekitar 6 juta kader yang bergerak terus tanpa dibayar. Ini sebuah kelebihan kita di Indonesia dengan kader yang sangat militan,” tegasnya.
Terkait kepemimpinan di daerah, Yane Ardian secara khusus memuji dedikasi para istri kepala daerah yang memegang berbagai tanggung jawab sekaligus, mulai dari Ketua Dekranasda hingga Bunda PAUD secara sukarela.
”Menjadi pendamping istri kepala daerah itu tidak mudah. Kalau kita bekerja dibayar itu hal yang biasa, tapi kita bekerja enggak dibayar itu yang luar biasa,” imbuhnya.
Menutup arahannya, Yane berharap kesuksesan Lampung dalam program Zero Dose dapat menjadi rujukan bagi provinsi lain di Indonesia, terutama menjelang peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK pada Juli mendatang.
”Semoga PKK Provinsi Lampung ini menjadi contoh yang terbaik dari daerah-daerah yang lain. Apa yang sudah didedikasikan oleh Ibu Wulan di sini akan mendapatkan apresiasi dari Ketua Umum TP PKK Pusat,” tutupnya. (Rls/SA)





