Lampung

Turunkan Angka Stunting, Gubernur Lampung Apresiasi Pelaksanaan Program Dapur Masuk Sekolah

28
×

Turunkan Angka Stunting, Gubernur Lampung Apresiasi Pelaksanaan Program Dapur Masuk Sekolah

Sebarkan artikel ini
Asisten bidang Administrasi Umum Senen Mustakim, menghadiri acara Dapur Masuk Sekolah yang merupakan Program Unggulan Kodam II/Sriwijaya untuk menurunkan angka stunting || Foto: Adpim Pemprov Lampung
Asisten bidang Administrasi Umum Senen Mustakim, menghadiri acara Dapur Masuk Sekolah yang merupakan Program Unggulan Kodam II/Sriwijaya untuk menurunkan angka stunting || Foto: Adpim Pemprov Lampung

5W1HIndonesia.id, Bandar Lampung – Asisten bidang Administrasi Umum Senen Mustakim, mewakili Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, menghadiri acara Dapur Masuk Sekolah yang merupakan Program Unggulan Kodam II/Sriwijaya untuk menurunkan angka stunting, di Sekolah Luar Biasa (SLB) Kemiling, Bandar Lampung, Jumat (8/12/2023).

Hadir dalam kesempatan tersebut Komandan Korem 043/Garuda Hitam Brigjen TNI Iwan Ma’ruf Zainudin.

Dapur Masuk Sekolah merupakan program unggulan Kodam II/Sriwijaya untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045 melalui pemberian makanan dan bantuan nutrisi kepada anak-anak sekolah dasar.

Baca Juga  OJK Provinsi Lampung Gelar Edukasi hingga Pembukuan Rekening Saham untuk ASN di Tubaba

Membacakan sambutan Gubernur Arinal, Senen Mustakim mengapresiasi Pangdam II Sriwijaya beserta jajaran yang telah menjadi inisiator dan pelaksana program ini sebagai kepedulian nyata TNI dalam meningkatkan gizi dan kesehatan anak Indonesia utamanya dalam menyongsong Indonesia Emas Tahun 2045.

“Pembangunan kesehatan yang sistematis dan berkesinambungan perlu digalakkan dan diupayakan oleh seluruh potensi bangsa Indonesia, baik masyarakat, swasta, maupun Pemerintah Pusat dan Daerah termasuk pula TNI,” katanya.

Baca Juga  Gubernur Lampung Beri Bantuan Sembako dan Kursi Roda kepada Warga Disabilitas dan Lansia di Raman Utara

Senen menuturkan bahwa program Dapur Masuk Sekolah merupakan sebuah upaya konkret untuk memastikan anak-anak mendapatkan makanan yang sehat dan bergizi sebagai fondasi penting bagi pertumbuhan dan perkembangan anak-anak.

Ia menilai dengan adanya Dapur Masuk Sekolah tidak hanya menjamin aspek kesehatan, tetapi juga sebagai upaya untuk mendukung pencegahan stunting di kalangan anak-anak sekolah.

Baca Juga  Pemkot Gelar Apel Penertiban APK di Masa Tenang

“Permasalahan terkait stunting telah menjadi perhatian Pemerintah, karena itu pemerintah berupaya menurunkan jumlah kasus tersebut. Karena anak stunting tidak hanya terganggu pertumbuhan fisik, tetapi juga pertumbuhan otak. Efeknya, SDM menjadi tidak produktif yang berdampak pada terganggunya kemajuan negara,” tandasnya.

Seperti diketahui, pencapaian prevalensi stunting pada balita di Provinsi Lampung sejak Tahun 2018 sampai dengan Tahun 2022 menunjukkan tren yang positif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *