Kesehatan

Benarkah Virus Hendra Lebih Mematikan Daripada Covid-19?

43
×

Benarkah Virus Hendra Lebih Mematikan Daripada Covid-19?

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi virus. (Pixabay/qimono)

“Juga khususnya kepada orang-orang yang memiliki kontak langsung kepada hewan ternak seperti kuda, harus menjaga higienitas dan sanitasi lingkungan hewan ternak,” pesannya.

Selain itu, biasakan mencuci tangan sebelum makan dan tidak menyentuh area wajah yang membentang horizontal dari dahi menuju ke dagu secara vertikal (T-Zone).

Baca Juga  Jabodetabek Diprediksi Jadi Wilayah Perdana Diserang Gelombang Omicron, Berikut Penjelasan Kemenkes

Vaksin dari virus Hendra memang sudah ditemukan, namun hanya terbatas pada hewan. Untuk itu, optimalisasi dapat dilakukan dengan cara melakukan vaksinasi pada hewan untuk menghindari penyebaran virus Hendra.

Laura yang merupakan dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) tersebut menjelaskan, virus yang berasal dari kelelawar Pteropus ini pertama kali diisolasi pada wabah tahun 1994 di Brisbane, Australia.

Baca Juga  Antisipasi Lonjakan Pasien Covid-19 di Rumah Sakit, Pemkot Akan Pinjam Beberapa Tempat

“Saat itu ditemukan kematian kuda dan manusia akibat virus ini. Setelah diselidiki lebih lanjut, virus Hendra bersifat zoonosis yang artinya bisa berpindah dari hewan ke hewan, maupun hewan ke manusia,” paparnya.

Baca Juga  Ketua TP PKK Ajak KICI Perkuat Sinergi Menuju Zero Stunting

Meski belum ditemukan kasus di Indonesia, Laura menyarankan masyarakat untuk tetap waspada dengan cara meningkatkan kebersihan diri. (SA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *