EKBISLampungLampung Barat

Gelar Pelatihan Produksi dan Pemasaran Kopi Liwa, PLN Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah

40
×

Gelar Pelatihan Produksi dan Pemasaran Kopi Liwa, PLN Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Sebarkan artikel ini
Sebanyak 25 petani kopi di Lampung Barat diberikan Pelatihan Produksi dan Pemasaran oleh PLN UID Lampung melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) || Foto: Dok. PLN UID Lampung
Sebanyak 25 petani kopi di Lampung Barat diberikan Pelatihan Produksi dan Pemasaran oleh PLN UID Lampung melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) || Foto: Dok. PLN UID Lampung

5W1HIndonesia.id, Lampung Barat – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Lampung melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) menyelenggarakan Pelatihan Produksi dan Pemasaran bagi 25 Petani Kopi di Lampung Barat.

Pelatihan ini merupakan wujud komitmen nyata dari PLN UID Lampung dalam mewujudkan kemandirian masyarakat yang sejalan dengan salah satu Sustainable Development Goals (SDGs) yaitu Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi.

Baca Juga  Cegah Penyebaran Pandemi Covid-19, PLN Berlakukan Baca Meter Mandiri

Dengan menggandeng Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Bandar Lampung (UBL), PLN memberikan bantuan alat produksi berupa mesin roasting, sorting, dan penggiling kopi serta mesin pres kemasan.

Selain pemberian bantuan alat produksi, para petani kopi yang tergabung dalam Kelompok Tani Gamba Kupi juga diberikan pelatihan dengan berbagai materi guna menunjang usaha yang dijalankan.

Baca Juga  Dorong Peningkatan Industri Lampung, PLN Resmikan Tambah Daya PT Great Giant Food

General Manager PT PLN (Persero) UID Lampung, Saleh Siswanto menerangkan bahwa program TJSL Pelatihan Produksi dan Pemasaran Petani Kopi Liwa ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas para pelaku UMKM khususnya di Kabupaten Lampung Barat agar bisa tumbuh bersaing dengan pelaku usaha lainnya.

Baca Juga  Kunjungi SPKLU di Banten, Menteri ESDM Apresiasi Kesiapan PLN Sambut Mudik Lebaran 2025

“Dengan berkembangnya UMKM diharapkan mampu menjadi penggerak ekonomi kerakyatan dan berdampak positif bagi pendapatan daerah. Pelaku UMKM juga dibekali dengan pelatihan dasar seperti ragam perizinan usaha, pemasaran, sampai dengan pengelolaan keuangan,” kata Saleh, Senin (11/9/2023).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *