LampungLampung SelatanNasional

Dampingi Menhub dan Menko PMK, Gubernur Arinal Tinjau Arus Balik Idul Fitri 1445 H

39
×

Dampingi Menhub dan Menko PMK, Gubernur Arinal Tinjau Arus Balik Idul Fitri 1445 H

Sebarkan artikel ini
Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mendampingi Menhub Budi Karya Sumadi dan Menko PMK Muhadjir Effendy meninjau arus balik Idul Fitri 1445 H di Pelabuhan Bakauheni || Foto: Adpim Pemprov Lampung
Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mendampingi Menhub Budi Karya Sumadi dan Menko PMK Muhadjir Effendy meninjau arus balik Idul Fitri 1445 H di Pelabuhan Bakauheni || Foto: Adpim Pemprov Lampung

5W1HIndonesia.id, Lampung Selatan – Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mendampingi Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi dan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy meninjau arus balik Idul Fitri 1445 H di Pelabuhan Bakauheni, Minggu (14/4/2024).

Gubernur Arinal menuturkan ini merupakan bentuk sinergitas antara pemerintah pusat dan daerah untuk memastikan pergerakan masyarakat yang melaksanakan arus balik via Pelabuhan Bakauheni tetap berada pada kondisi lancar dan terkendali.

Baca Juga  Pj Gubernur Lampung Buka Rakor dan Sosialisasi Sistem Informasi Pengelolaan Pajak Air Permukaan

Polda Lampung juga menetapkan Pelabuhan Bakauheni hingga saat ini masih dalam kategori hijau atau menunjukkan keadaan normal.

Arinal menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat dalam menjaga situasi tersebut dan memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat.

Baca Juga  Sejumlah Wilayah Lampung Terjadi Padam Listrik, Ini Penjelasan dan Langkah PLN

“Semoga ini bisa terus berjalan dengan baik,” ujar Arinal.

Sementara itu, Menhub Budi Karya Sumadi mengatakan situasi di Pelabuhan Bakauheni masih relatif landai.

“Ukuran dari jumlah kapal yang harus di operasikan, relatif masih landai,” ujar Budi.

Baca Juga  Mantap, Disdukcapil Bandar Lampung Raih Peringkat 8 Pelayanan Publik

Menurutnya, Pelabuhan Bakauheni juga memiliki war room untuk menyajikan data dan informasi secara digital untuk memantau aktivitas bongkar muat penumpang.

“Kita memiliki war room dan melalui satu screen yang menunjukkan keberangkatan dari kapal sehingga apabila kapal melampaui 45 menit, dia harus jalan,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *