Bandar LampungLampung

Pemkot Turunkan 3 Alat Berat Normalisasi Sungai di Kecamatan Tanjung Senang

15
×

Pemkot Turunkan 3 Alat Berat Normalisasi Sungai di Kecamatan Tanjung Senang

Sebarkan artikel ini
3 Excavator diternjunkan untuk normalisasi sungai di Kecamatan Tanjung Senang || Foto: Dok. Prokopim Pemkot Bandar Lampung
3 Excavator diternjunkan untuk normalisasi sungai di Kecamatan Tanjung Senang || Foto: Dok. Prokopim Pemkot Bandar Lampung

5W1HINDONESIA.ID, Bandar Lampung– Pemerintah Kota Bandar Lampung menerjunkan alat berat untuk melakukan normalisasi sungai di kecamatan Tanjung Senang. 3 unit Excavator dikerahkan menyusuri aliran sungai di kelurahan Waykandis dan Kelurahan Pematangwangi.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Bandar Lampung menyebut, Normalisasi sungai telah dikerjakan oleh Pemkot Bandar Lampung.

“Berdasarkan perintah Ibu Walikota Bunda Eva, kami mulai melakukan pengerukan sedimen. Hari ini mulai dikerjakan secara bertahap,” Jelas Dedi Sutioso Selasa 25 Febuari 2025.

Baca Juga  Terima 50 Sertifikat Lahan Fasum dari BPN, Walkot Eva: Masyarakat dan Pemerintah Jadi Tenang

Dedi menambahkan, selain normalisasi pihak nya masih melakukan pembangunan talud-talud yang rusak akibat bencana Sabtu lalu.

“Dinas PU Kota Bandar Lampung juga melakukan perbaikan dan pengangkatan talud dan tembok yang jebol, tim masih begerak menyusuri sungai-sungai,” tambah Dedi.

Baca Juga  Pemkot Bandar Lampung Gelar Halal Bihalal

Kepala BPBD Kota Bandar Lampung Wakhidi menjelaskan, sejak senin kemarin air yang masuk ke jalan dan pemukiman warga telah surut.

Saat ini pihaknya membantu untuk memberishkan sampah yang terbawa saat banjir lalu.

“di Kecamatan Tanjung Senang, Kami menyiapkan 3 tangki air bersih, mobil itu keliling membagikan air kepada masyarakat,”jelas wakhidi.

Baca Juga  Siagakan 1.065 Personel dan 102 Posko Siaga, PLN UID Lampung Amankan Listrik Ramadan dan Idul Fitri 1442 H

Wakhidi menambahkan meski air sudah surut tim dari BPBD masih dilokasi untuk membantu masyarakat dalam membersihkan rumah warga.

“Bunda Eva meminta kami untuk tetap berada di lokasi, membantu warga memberishkan perabotan dan membagikan air bersih,’jelas Wakhidi.