Bandar LampungLampungPemerintahan

Gubernur Mirzani Dorong Pembangunan Lampung Berkontribusi pada Pencapaian Visi dan Asta Cita Pembangunan Nasional

64
×

Gubernur Mirzani Dorong Pembangunan Lampung Berkontribusi pada Pencapaian Visi dan Asta Cita Pembangunan Nasional

Sebarkan artikel ini
Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, menyampaikan pidato perdananya dalam Rapat Paripurna Istimewa DPRD Provinsi Lampung || Foto: Dinas Kominfotik Provinsi Lampung
Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, menyampaikan pidato perdananya dalam Rapat Paripurna Istimewa DPRD Provinsi Lampung || Foto: Dinas Kominfotik Provinsi Lampung

5W1HIndonesia.id, Bandar Lampung – Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, didampingi Wakil Gubernur Jihan Nurlela menyampaikan pidato perdananya dalam Rapat Paripurna Istimewa DPRD Provinsi Lampung, Selasa (4/3/2025).

Dalam pidatonya, Gubernur Mirza menyampaikan bahwa Pembangunan Provinsi Lampung 5 tahun ke depan akan berkontribusi dalam pencapaian Visi dan Asta Cita pembangunan nasional.

Sejak awal kampanye kepada masyarakat Lampung, Gubernur Mirza dan Wakil Gubernur Jihan telah menetapkan visi yaitu “Bersama Lampung Maju Menuju Indonesia Emas”.

Baca Juga  Gubernur Lampung Sampaikan Jawaban Terhadap Pandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD Provinsi Lampung

Menurut Gubernur, visi tersebut merupakan cita-cita yang harus diwujudkan bersama dan akan tercapai dengan kerja yang produktif, aktif, adaptif, inovatif, dan kolaboratif.

Gubernur Mirza menjelaskan, visi pembangunan tersebut dijabarkan ke dalam 3 misi cita, yaitu pertama, Mendorong Pembangunan Ekonomi yang Inklusif, Mandiri dan Inovatif.

Baca Juga  Silahturahmi dengan Forwako, Balon Ketua PWI Lampung Perkenalkan Diri dan Ajak Dialog Jurnalis

Kedua, Memperkuat Sumber Daya Manusia yang Unggul dan Produktif dan ketiga, Meningkatkan Kehidupan Masyarakat Beradab, Berkeadilan, dan Berkelanjutan, serta Tata Kelola Pemerintahan yang Efektif dan Berintegritas.

Provinsi Lampung akan menghadapi bonus demografi pada tahun 2030 dengan jumlah usia produktif mencapai 6,7 juta jiwa atau 68 persen.

Kondisi tersebut, kata Gubernur, menjadi tantangan agar bonus demografi memberikan manfaat bagi kemajuan daerah dan sebaliknya, tidak menjadi beban bagi pembangunan.

Baca Juga  Kapolda Lampung Dukung Penuh Gubernur Arinal Jaga Stabilitas Keamanan dan Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Di sisi lain, potensi sumber daya alam yang cukup melimpah dan letak geografis yang strategis juga berpeluang sebagai magnet investasi yang mendorong pengembangan wilayah untuk menjadi pusat aktivitas kegiatan sosial-ekonomi, pariwisata, dan industri berskala nasional maupun global.