Bandar LampungLampung

Banjir di Rajabasa, Asori Paslah Soroti Drainase dan Jembatan Penghambat Air

26
×

Banjir di Rajabasa, Asori Paslah Soroti Drainase dan Jembatan Penghambat Air

Sebarkan artikel ini

5W1HINDONESIA.ID, Bandarlampung – Anggota DPRD Kota Bandarlampung dari Fraksi Gerindra, Asroni Paslah turun langsung meninjau kondisi banjir yang melanda akibat hujan deras yang mengguyur Kota Bandarlampung sejak Jumat malam (21/2/2025) menyebabkan banjir di sejumlah titik hingga Sabtu siang (22/2/2025).

Akibat curah hujan yang lebat, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Lampung mencatat sebanyak 23 titik banjir masih terendam air, sementara ribuan rumah terdampak.

Baca Juga  Hapus Duka Warga Terdampak Puting Beliung Tulang Bawang, ACT Akan Salurkan Bantuan Bahan Pokok dan Masker

Menanggapi hal tersebut, Asroni Paslah, anggota DPRD dari Dapil 3 (Kecamatan Rajabasa, Kemiling, dan Langkapura), meninjau langsung Kecamatan Rajabasa, salah satu daerah terdampak paling parah. Saat berada di lokasi, ia menemukan bahwa air di Kelurahan Rajabasa Jaya masih tinggi.

“Tadi saya melihat langsung ke lokasi, dan airnya masih tinggi. Banyak rumah warga yang terendam. Ini menunjukkan perlunya tindakan nyata dalam penanganan banjir, terutama dalam perbaikan sistem drainase dan pelebaran kali,” ujar Asroni, yang juga Ketua Fraksi Gerindra Kota Bandarlampung, minggu (23/2/2025).

Baca Juga  Pemkot Bandar Lampung Akan Segera Lakukan Penataan Kawasan Pesisir

Di lokasi lain, Reri Pambudi, anggota DPRD dari Dapil 6 (Kecamatan Panjang, Kedamaian, dan Bumi Waras), meninjau Persada Kalibalau Kencana di Kecamatan Kedamaian. Ia menemukan bahwa salah satu penyebab utama banjir di daerah tersebut adalah saluran kali yang tersumbat akibat talut yang lebih tinggi dibandingkan jembatan.

Baca Juga  IIB Darmajaya dan RM Sambel Alu - Roti Keset Anget Bagikan Kado Ramadan untuk Jurnalis Kemanusiaan Lampung

“Hasil investigasi kami di lapangan menunjukkan bahwa jembatan yang ada saat ini menghambat aliran air. Karena itu, diperlukan perbaikan dan perombakan jembatan serta peningkatan sistem drainase agar air bisa mengalir dengan lancar,” ujar Reri. (*)