Bandar LampungEKBISLampungPemerintahan

Buka Gerak Syariah 2025, Wagub Lampung Dorong Sinergi Pengembangan Ekonomi Syariah

46
×

Buka Gerak Syariah 2025, Wagub Lampung Dorong Sinergi Pengembangan Ekonomi Syariah

Sebarkan artikel ini
Wagub Lampung, Jihan Nurlela membuka kegiatan Gebyar Ramadan Keuangan Syariah (Gerak Syariah) Tahun 2025 || Foto: Dinas Kominfotik Provinsi Lampung
Wagub Lampung, Jihan Nurlela membuka kegiatan Gebyar Ramadan Keuangan Syariah (Gerak Syariah) Tahun 2025 || Foto: Dinas Kominfotik Provinsi Lampung

5W1HIndonesia.id, Bandar Lampung – Wakil Gubernur (Wagub) Lampung, Jihan Nurlela membuka kegiatan Gebyar Ramadan Keuangan Syariah (Gerak Syariah) Tahun 2025 bertempat di Atrium Mal Bumi Kedaton (MBK), Jumat (7/3/2025).

Kegiatan Gerak Syariah diselenggarakan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Lampung bersama mitra strategis mulai tanggal 7-9 Maret 2025.

Tujuan kegiatan adalah untuk memperluas daya jangkau keuangan syariah dan juga meningkatkan literasi keuangan syariah di masyarakat.

Selain kegiatan Gebyar Ramadan Keuangan Syariah (Gerak Syariah), dalam kegiatan ini juga dilakukan Kick Off kegiatan FESyar Sumatra Tahun 2025 yang direncanakan akan diselenggarakan pada 23-25 Mei 2025 di Bandar Lampung.

Baca Juga  Peringati HDDS 2025, Ketua PMI Provinsi Lampung Tegaskan Komitmen Kemanusiaan dan Ketersediaan Darah Aman

Melalui penyelenggaraan kegiatan ini, Wakil Gubernur Jihan Nurlela berharap dapat meningkatkan literasi keuangan dan juga inklusi keuangan syariah di provinsi Lampung.

“Semoga dengan wasilah acara Gebyar Ramadan sore hari ini dapat meningkatkan literasi sekaligus inklusi keuangan syariah di Provinsi Lampung,” harapnya.

Menurut Wakil Gubernur Lampung, Provinsi Lampung mempunyai prospek besar sebagai penerima ekosistem syariah.

Baca Juga  Bahas Pengembangan UMKM dan Pendirian UMKM Center, Gubernur Lampung Kumpulkan Pimpinan Bank BUMN dan Swasta

“Provinsi Lampung mayoritas penduduknya adalah 95% lebih muslim dan juga mempunyai pondok pesantren terbesar kedua setelah Sumatra Utara yang artinya hal ini menunjukkan betapa besarnya potensi pengembangan ekonomi dan keuangan syariah untuk mendukung upaya pemerintah mendorong inklusi juga literasi keuangan syariah di Provinsi Lampung,” bebernya.

Dengan besarnya potensi tersebut, Jihan berharap seluruh pihak terlibat mampu menjadi penggerak yang mampu mendorong pendidikan ekonomi keuangan syariah di Provinsi Lampung untuk lebih maju lagi.

Baca Juga  Puluhan Rumah di Kecamatan Panjang Diterjang Angin Puting Beliung

“Salah satu tantangan yang dihadapi adalah bagaimana kita dapat terus mendorong Inovasi dan pengembangan produk keuangan syariah yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Ini menjadi PR kita bersama untuk bisa meningkatkan literasi keuangan syariah pada masyarakat luas bukan hanya masyarakat perkotaan tapi juga pedesaan karena apalagi pedesaan ini yang paling sulit mengakses inklusi dari keuangan syariah,” tegasnya.