5W1HINDONESIA.ID, Bandar Lampung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung bersama Pemerintah Provinsi Lampung menemukan adanya lonjakan harga daging sapi yang signifikan di Pasar Modern Chandra. Dalam inspeksi mendadak (sidak) yang digelar baru-baru ini, harga daging ditemukan mencapai Rp160.000 per kilogram, jauh melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan sebesar Rp140.000.
Kepala Dinas Pangan Kota Bandar Lampung, Ichwan Adji Wibowo, mengonfirmasi bahwa temuan tersebut didapat saat tim gabungan memantau ketersediaan dan harga bahan pokok di lapangan pada Rabu (3/3/2026) lalu.
“Iya, pada Rabu tanggal 3 kemarin kami bersama Pemprov melakukan sidak ke pasar untuk memantau harga bahan pokok yang beredar di masyarakat,” ujar Ichwan saat memberikan keterangan, Jumat (6/3/2026).
Teguran Langsung dari Wakil Gubernur
Ketidakpatuhan pedagang terhadap aturan harga ini mendapat perhatian serius dari Pemerintah Provinsi Lampung. Bahkan, Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, yang turut hadir dalam sidak tersebut, langsung memberikan teguran keras kepada para pedagang yang mematok harga di atas ketentuan.
Tim pengawas menekankan bahwa selisih harga sebesar Rp20.000 dari HET sangat memberatkan konsumen dan dapat mengganggu stabilitas ekonomi daerah.
Jaga Daya Beli Masyarakat
Sidak ini dilakukan sebagai langkah preventif pemerintah untuk memastikan tidak ada spekulasi harga yang liar di pasar tradisional maupun modern. Pemerintah berharap melalui teguran dan pengawasan rutin ini, para pedagang dapat kembali mengikuti regulasi yang berlaku.
Pemerintah Kota Bandar Lampung berkomitmen akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menjaga agar daya beli masyarakat tetap stabil dan pasokan pangan tetap aman bagi warga Bumi Ruwa Jurai.





