Bandar LampungLampung

Program Pinjaman Tanpa Bunga Pemkot Bandar Lampung Terkendala Verifikasi

11
×

Program Pinjaman Tanpa Bunga Pemkot Bandar Lampung Terkendala Verifikasi

Sebarkan artikel ini

5W1HINDONESIA.ID, Bandar Lampung – Program pinjaman modal tanpa bunga dari Pemerintah Kota Bandar Lampung belum sepenuhnya bisa diakses oleh seluruh pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Dari sekitar 240 pelaku usaha yang diusulkan, hanya sebagian kecil yang lolos verifikasi perbankan.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Bandar Lampung, Riana Apriana, menjelaskan salah satu kendala utama berasal dari persyaratan perbankan.

Baca Juga  Gubernur Arinal Minta ICMI Lampung Aktif Edukasi Masyarakat tentang Bahaya Pemahaman Radikal

Banyak pelaku UMKM tercatat masih memiliki pinjaman aktif di lembaga keuangan lain sehingga tidak dapat melanjutkan proses pengajuan.

“Banyak pelaku UMKM yang sebelumnya sudah memiliki pinjaman, baik KUR maupun pinjaman di bank lain. Padahal dari sisi usaha sebenarnya mereka tidak bermasalah,” kata Riana.

Selain itu, sejumlah pelaku usaha juga terkendala dalam pengecekan melalui Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta perbedaan alamat data administrasi.

Baca Juga  Maksimalkan Pelayanan Sehabis Idul Adha, Kantor ACT Lampung Disemprot Disinfektan

Meski demikian, Pemkot tetap mendorong pelaku usaha agar memenuhi persyaratan program. Pemerintah juga memberikan pendampingan berupa pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB), sertifikasi halal, hingga pelatihan pemasaran digital.

Menurut Riana, masih banyak pelaku UMKM yang belum memanfaatkan teknologi digital dalam mengembangkan usaha.

Baca Juga  Jaga Keseimbangan Lingkungan, Pj Gubernur Lampung Tanam Pohon di Ruas Tol Bakter

“Masih banyak pelaku UMKM yang belum paham teknologi digital. Kami bantu langsung, bahkan pembuatan NIB dan akun digital sering dilakukan di tempat,” ujarnya.

Melalui program ini, Pemkot berharap pelaku UMKM dapat meningkatkan kapasitas usaha, memperluas pasar, serta memperkuat perekonomian daerah di Kota Bandar Lampung.