oleh

Batas Waktu Penyegelan Gerai, Rumah Makan dan Restoran Langgar Perwali, Ini Penjelasan Plh Sekdakot Bandar Lampung

5W1HIndonesia.id, Bandar Lampung Pelaksana harian (Plh) Sekretaris Daerah Kota (Sekdakot) Bandar Lampung Tole Dailami menyatakan bahwa waktu penyegelan bagi gerai, rumah makan dan restoran yang sudah melanggar hingga batas waktu yang ditentukan.

“Waktu penyegelan sampai batas waktu yang tidak ditentukan,” ucap Tole saat diwawancara usai menyegel tujuh Gerai Bakso di Bandar Lampung, Selasa (15/6/2021).

“Artinya, ini kan peraturan daerah (perda), jadi penegakkan perda itu kan kita lakukan sepanjang ada yang melanggar tetap kita lakukan tindakan,” lanjut dia.

Baca Juga  Ini Firasat Bupati Mesuji Sebelum Kena OTT, Apa Ya?

Menurutnya, pihaknya akan membuka gerai yang sudah ditutup sementara, jika sudah melakukan pemasangan tapping box dan penyelesaian setoran pajak.

“Jadi kita buka, kalau mereka pasang tapping box,” tegas Tole.

Ia menyatakan bahwa penyetoran pungutan pajak tersebut merupakan hak masyarakat dan juga pemerintah daerah.

“Karena Masyarakat ini kan sama saja dia menitipkan uangnya sebesar 10 persen untuk partisipasi pembangunan,” paparnya.

Tole menegaskan tentunya apabila tidak mengindahkan, pihaknya tetap mengacu ke perda.

“Jadi semua yang kita lakukan sesuai dengan ketentuan dan protap. Tim kita juga lengkap. Jadi, yang kita lakukan ini sesuai dengan prosedur,” pungkasnya.

Baca Juga  Tiba di Lampung, Vaksin Covid-19 Turut Dikawal Personel Denpom II/3 Lampung

Diberitakan sebelumnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung melalui Tim Pengendalian Pemeriksaan Pengawasan Pajak Daerah (TP4D) menutup sementara tujuh Gerai Bakso di Kota Bandar Lampung.

Rinciannya yaitu lima gerai Bakso dari bakso ternama di wilayah setempat yaitu Bakso Sonhaji Sony.

Sementara sisanya, Bakso Lapangan Tembak Senayan dan Bakso Ngalam.

“Hari ini kita melakukan penegakkan hukum pengawasan ada 7 gerai, 2 rumah makan bakso yaitu Bakso Lapangan Tembak di Central Plaza dan Bakso Ngalam di Mal Kartini,” terang M. Umar, Kepala Inspektorat Kota Bandar Lampung saat dijumpai awak media, Selasa (15/6/2021).

Baca Juga  Ketua Kwarda Pramuka Dorong Komunitas Sekawan Persada Nusantara Berinovasi Jawab Tantangan Zaman

“Yang limanya Bakso Sony,” timpal dia.

Pelanggarannya yaitu untuk Bakso Lapangan Tembak dan Ngalam karena tunggakan pajak dan penggunaan tapping box tidak maksimal.

“Kalau hari ini misalnya menyelesaikan itu maka besok atau nanti sore langsung kita buka segera sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” paparnya.

“Nah Bakso Sony ini berkenaan dengan penggunaan tapping box,” lanjutnya. (SA)

(Visited 16 times, 1 visits today)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed