Selang beberapa menit, mereka secara beramai-ramai mendatangi Acil beserta teman-temannya. Di situ mereka mulai melakukan aksinya.
Mereka melakukan aksi pengusiran dan tidak senang kalau lokasi tersebut menjadi tempat tongkrongan.
“Terjadi cek cok, salah satu teman saya sempat disundut oleh rokok, dan mereka mencekik leher kami berempat sambil menggoyangkan kepala kami, masih ada bekas garetan kuku di leher kami dan ada memar juga,” pungkasnya.
Untuk memberikan efek jera kepada pelaku, keempat korban pengeroyokan ini melaporkan kejadian ke pihak kepolisian dan melakukan visum. (SA)











